Angkot Feeder LRT Sumsel Dinilai Belum Maksimal: Jumlah Penumpang Minim Sekali

Kedua trayek operasi itu dipilih karena merupakan kawasan yang belum terjangkau kendaraan umum lain karena jaraknya cukup jauh untuk menjangkau stasiun LRT.

Tasmalinda
Senin, 25 Juli 2022 | 06:25 WIB
Angkot Feeder LRT Sumsel Dinilai Belum Maksimal: Jumlah Penumpang Minim Sekali
Mobil Angkutan Kota (Angkot) modern yang disiapkan Kementerian Perhubungan (Kememhub) untuk Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (27/2/2022) [ANTARA/HO-Humas Pemprov Sumsel]
Ilustrasi LRT Sumsel. LRT Sumsel operasikan 88 perjalanan selama Ramadhan. [ANTARA]
Ilustrasi LRT Sumsel. LRT Sumsel operasikan 88 perjalanan selama Ramadhan. [ANTARA]

Masing-masing angkutan tersebut melintasi dua trayek Jalan Talang Kelapa – Talang Buruk via Asrama Haji (20,4 kilometer) sebanyak 11 unit mobil angkot dan sebanyak 18 unit lainnya rute Asrama Haji – Sematang Borang via Kol. Haji Burlian (40,2 kilometer) setiap hari.

Melansir ANTARA, kedua trayek operasi itu dipilih karena merupakan kawasan yang belum terjangkau kendaraan umum lain karena jaraknya cukup jauh untuk menjangkau stasiun LRT.

“Jadi masyarakat di dua trayek itu bisa lebih dekat untuk menaiki kereta cepat LRT dan BRT, setelah terintegrasi satu sama lain nantinya,” katanya.

Baca Juga:LRT Sumsel Telah Berusia 4 Tahun, Benarkah Budaya Transportasi Umum di Palembang Tumbuh?

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini