facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Harga Sembako Naik Sebulan Terakhir, Malaysia Bentuk Satgas Jihad Melawan Inflasi

Tasmalinda Senin, 04 Juli 2022 | 10:52 WIB

Harga Sembako Naik Sebulan Terakhir, Malaysia Bentuk Satgas Jihad Melawan Inflasi
Ilustrasi Bendera Malaysia. Malaysia Bentuk Satgas Jihad Melawan Inflasi [Shutterstock]

Satuan tugas yang menjalankan mandat Pemerintah guna mengatasi kenaikan harga-harga kebutuhan pokok serta meringankan biaya hidup masyarakat.

SuaraSumsel.id - Kenaikan sejumlah harga kebutuhan barang pokok mendominasi pemberitaan dan tajuk utama media massa di Malaysia. Tidak hanya di Indonesia, Malaysia pun mengalami kenaikan harga sejumlah barang-barang pokok.

Guna menanggulangi hal tersebut, Pemerintah Malaysia pun langsung mengambil langkah strategis. Mereka membentuk  satuan tugas khusus. Satuan tugas yang menjalankan mandat Pemerintah guna mengatasi kenaikan harga-harga kebutuhan pokok serta meringankan biaya hidup masyarakat.

Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yakoob baru-baru ini mengumumkan soal pembentukan Satuan Tugas Khusus Jihad Melawan Inflasi yang diketuai Menteri Informasi dan Multimedia Annuar Musa pada Rabu (29/6). Pembentukan satgas jihad ini pun mendominasi dan ramai menjadi pemberitaan media massa.

Selanjutnya ada pula isu politik berkenaan dengan rencana pelaksanaan Pilihan Raya Umum ke-15 (PRU-15) yang sering terangkat dalam berbagai pemberitaan media massa di Malaysia akhir-akhir ini.

Baca Juga: Ganjar Dapat Dukungan dari Ulama di Sumsel karena Dinilai Berpihak ke Rakyat

Pada Rabu (30/6) lalu, perhatian media massa di Malaysia tertuju pula pada pertemuan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Ukraina Volodymr Zelenskyy di Istana Maryinsky, Kiev, Ukraina, serta pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Moskow, Rusia.

Presiden Jokowi dan rombongan menuju Ukraina (Twitter/murtadhaOne1)
Presiden Jokowi dan rombongan menuju Ukraina (Twitter/murtadhaOne1)

Kantor Berita Nasional Malaysia Bernama mengangkat soal tawaran Presiden Jokowi untuk mengantarkan pesan Zelenskyy ke Putin. Serta isi pertemuan Jokowi dengan Putin yang membahas situasi terkini di Ukraina dan soal suplai gandum serta pupuk yang memengaruhi pasokan pangan global.

Melansir ANTARA, New Straits Times dan portal berita Malaysiakini juga mengangkat sudut pandang yang sama berkaitan dengan tawaran Jokowi untuk menyampaikan pesan Zelenskyy kepada Putin.

Dalam pemberitaannya, kedua media tersebut mengutip pernyataan Presiden Jokowi yang mengatakan meskipun sangat sulit dicapai, dirinya tetap menyampaikan pentingnya resolusi perdamaian dan menawarkan diri untuk menyampaikan pesan Zelenskyy kepada Putin.

Baca Juga: Emak-Emak di Sumsel Deklarasi LaNyalla Maju Capres 2024: Mampu Sampaikan Aspirasi Masalah Dasar Rakyat

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait