facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kuota Jemaah Haji Asal Kabupaten Pali Tahun 2022: Hanya Satu Orang

Tasmalinda Kamis, 19 Mei 2022 | 06:05 WIB

Kuota Jemaah Haji Asal Kabupaten Pali Tahun 2022: Hanya Satu Orang
Ilustrasi kuota haji [Twitter Ministry of Hajj]

Calon jemaah haji memenuhi kuota pada keberangkatan haji tahun 2022 berasal dari kabupaten PALI hanya satu orang.

SuaraSumsel.id - Calon jemaah haji yang memenuhi kuota pada keberangkatan haji tahun 2022 berasal dari kabupaten PALI hanya satu orang. “Kuota jemaah haji asal PALI tahun ini memang dapat satu orang. Sementara cadangan ada dua orang,” ungkap Kepala Kantor Kemenag kabupaten PALI, H. Makki melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) H. Ibrahim.

Pada tahun 2022 ini terjadi pengurangan berdasarkan regulasi dari Pemerintah Arab Saudi, karena masih dalam situasi pandemi COVID-19.

“Tahun 2020 kemarin kuota PALI dapat 13 orang dan dua cadangan namun terjadi pengurangan. Diberangkatkan satu orang Jemaah haji perempuan umurnya, di bawah 65 tahun,” ungkap Ibrahim.

“Dari 13 orang Jemaah haji ini yang seharusnya diberangkatkan Tahun 2020 kemarin ada juga yang mundur. Untuk yang cadangan semoga tahun depan bisa diberangkatkan,” sambungnya.

Baca Juga: Jelang Puncak Musim Kemarau, Tujuh Wilayah di Sumsel Ini Rawan Karhutla

Melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Ia juga mengingatkan untuk menerapkan pola hidup sehat serta tetap menggunakan masker saat beraktivitas beribadah.

“Penyakit menular juga bisa ditularkan dari hewan. Jadi, jemaah haji hindari foto selfi dengan Unta. Karena bisa berpotensi menularkan virus penyakit,” katanya.

Jemaah haji juga harus menghindari stres dan kelelahan serta tidak terpapar langsung dengan matahari agar tidak terjadi dehidrasi pada tubuh.

“Kurangi aktivitas yang tidak berkaitan dengan rutinitas dari ibadah haji. Jemaah bisa menggunakan handuk kecil yang lembab, payung dan banyak konsumsi air putih, sayur kemudian buah-buahan,” ujarnya.

Baca Juga: Curhat Istri di Sumsel Soal Perselingkuhan Viral, Pakar Ilmu Islam UIN Raden Fatah Beri Tanggapan Begini

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait