facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Curah Hujan Tinggi, 2.773 Hektare Sawah di OKI Terancam Gagal Panen

Wakos Reza Gautama Jum'at, 21 Januari 2022 | 14:21 WIB

Curah Hujan Tinggi, 2.773 Hektare Sawah di OKI Terancam Gagal Panen
sawah di OKI terendam banjir membuat terancam gagal panen. [ANTARA]

beberapa lahan persawahan di OKI terancam puso,Indesi memastikan cadangan beras di Kabupaten OKI tetap aman.

SuaraSumsel.id - Sawah seluas 2.773 hektare di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), terancam gagal panen. Ini karena sawah itu terendam air seiring tingginya curah hujan. 

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Tanaman Pangan Holtikultura (DKPTH) Kabupaten OKI Indesi Karyanto mengatakan, tingginya curah hujan dipengaruhi fenomena La Nina yang sudah terjadi sejak tahun lalu.

“Karena diperkirakan gagal panen, kami upayakan untuk memberikan bantuan benih ke petani,” kata Indesi, Jumat (21/1/2022) dikutip dari ANTARA.

Pemkab akan mengajukan bantuan benih dari Cadangan Benih Nasional (CBN) untuk membantu para petani yang lahannya terdampak ini. 

Baca Juga: Target Produksi Gabah Kering Giling di Sumsel Tahun 2022 Sebesar 2,9 Juta Ton

CBN adalah benih tanaman pangan yang diperuntukkan untuk kebutuhan mendesak seperti adanya bencana alam yang menyebabkan pertanian mengalami gagal panen atau puso.

Prosedur untuk mendapatkan benih dari CBN ini, menurut Indesi, relatif mudah yakni melalui pengesahan dari petugas lapangan bahwa lahan tersebut mengalami bencana yang berakibat gagal panen.

Meski beberapa lahan persawahan di OKI terancam puso, Indesi memastikan cadangan beras di Kabupaten OKI tetap aman.

Berdasarkan data terbaru, Pemkab OKI menghasilkan 485.824 ton Gabah Kering Giling (GKG) pada 2021 atau setara 200.000 ton beras.

Terkait cuaca yang cenderung ekstrem ini, pemkab meminta petani yang terdampak untuk tidak buru-buru menanam, karena prediksi BMKG curah hujan masih akan tinggi selama Februari-Maret 2022.

Baca Juga: Hadir di Palembang, Ganjar Pranowo Gelar Gowes hingga Lantik Ketua Kagama Sumsel

"Lebih baik bersabar sebentar, menunda tanam, daripada ditanam nanti terendam lagi," kata dia.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait