facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Catat, Ini 15 Lokasi Operasi Pasar Minyak Goreng yang Digelar Pemprov Sumsel

Tasmalinda Jum'at, 07 Januari 2022 | 19:09 WIB

Catat, Ini 15 Lokasi Operasi Pasar Minyak Goreng yang Digelar Pemprov Sumsel
Ilustrasi operasi pasar minyak goreng. Catat, Ini 15 Lokasi Operasi Pasar Minyak Goreng yang Kembali Digelar Pemprov Sumsel [ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandung]

Tekan harga minyak goreng yang masih tinggi, Pemprov Sumsel gelar operasi pasar minyak goreng di 15 titik.

SuaraSumsel.id - Pemprov Sumsel menyiapkan 52 ton minyak goreng dalam operasi pasar di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang dan sekitarnya. Operasi pasar akan berlangsung mulai medio Januari ini.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan Ahmad Rizali di Palembang, Sumsel, Jumat, mengatakan minyak goreng kemasan itu akan dijual dengan harga Rp14.000/liter bekerja sama dengan PT Indo Karya Internusa.

"Kami melakukan operasi pasar jilid II sesuai arahan dari Kemendag agar harga minyak gorong segera turun," kata Rizali.

Adapun pelaksanaan operasi pasar akan digelar di 15 titik akan dijangkau dalam operasi pasar tersebut yakni pasar di Palembang meliputi Pasar Alang-Alang Lebar (12 Januari), Pasar Kebon Semai (13 Januari), Pasar 10 Ulu (14 Januari), Pasar Kenten Laut (19 Januari), Pasar Modern Plaju (20 Januari), Pasar Sekip Ujung (21 Januari).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel 7 Januari 2022, Hujan Lebat akan Terjadi pada Wilayah Ini

Pasar 3-4 Ulu (25 Januari), Pasar 16 Ilir (26 Januari), Pasar Kertapati (27 Januari), Pasar Mas Krebet (28 Januari), Pasar Sako Sematang Borang (31 Januari), dan Pasar Yada (31 Januari).

Untuk okasi di luar Kota Palembang yakni Pasar Gelumbang (24 Januari), Pasar Kayu Agung (17 Januari), dan Pasar Inderalaya (18 Januari). "Setiap titik diberikan alokasi 3.504 liter," kata dia.

Berdasarkan pemantauan Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan, harga minyak goreng di pasar tradisional masih tinggi yakni Rp19.000 per lt (kemasan).

Harga minyak goreng sempat melambung hingga Rp21 ribu/liter. Namun sejak awal tahun bergerak turun menjadi Rp19.000/liter.

"Sejauh ini, kami menilai operasi pasar masih efektif untuk mengendalikan gejolak harga. Kami optimistis upaya ini akan berdampak," kata dia. (ANTARA)

Baca Juga: Bersama 6 Provinsi di Pulau Sumatera, Sumsel MoU Kerjasama antar Daerah

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait