alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

4 Mahasiswi Unsri Jadi Korban Pelecehan Seksual 2 Dosen

Wakos Reza Gautama Sabtu, 04 Desember 2021 | 20:15 WIB

4 Mahasiswi Unsri Jadi Korban Pelecehan Seksual 2 Dosen
Ketua BEM UNSRI Fakultas Ekonomi Farrel Farhan saat memberikan keterangan kepada awak media di Palembang, Sabtu (4/12/2021). [ANTARA]

korban mendapatkan pelecehan seksual melalui pesan dengan kata-kata tidak senonoh via Whatsapp dari oknum dosen.

SuaraSumsel.id - Mahasiswi korban pelecehan seksual oknum dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) terus bertambah. Total kini sudah ada empat mahasiswi menjadi korban si dosen. 

Satu korban tercatat sebagai mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) dengan oknum dosen berinisial A dan tiga berasal dari Fakultas Ekonomi (FE) dengan oknum dosen berinisial R.

Kepala Subdit 4 Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Sumsel Komisaris Polisi Masnoni di Palembang, Sabtu, mengatakan, pihaknya menerima aduan dari satu korban kembali berinisial D yang mengaku dilecehkan oleh oknum dosen R di FE.

D merupakan adik tingkat dari dua mahasiswi di FE Unsri kampus Indralaya, Ogan Ilir, yang lebih dulu melaporkan menjadi korban pelecehan dengan nama diduga pelaku yang sama yakni dosen R. Dalam pelaporan ini kapasitas D tersebut menjadi saksi pemberat.

Baca Juga: Viral Mahasiswi Bunuh Diri di Samping Makam Ayah, Polisi Lakukan Investigasi

“Dengan begitu, ada tiga korban yang mengaku jadi korban pelecehan dari oknum dosen berinisial R yang ikut melapor. D ini sebagai saksi memberatkan, karena pelaporannya sama dengan dua kakak tingkatnya yang lebih dulu melapor,” ujarnya dikutip dari ANTARA.

Ia menjelaskan, korban D ini mendapatkan pelecehan seksual tidak secara fisik, melainkan melalui pesan dengan kata-kata tidak senonoh via Whatsapp dari oknum dosen.

Sementara itu Ketua BEM UNSRI Fakultas Ekonomi Farrel Farhan di Palembang mengatakan, saat D melapor ke Mapolda Sumsel tersebut ia dan rekan-rekan lainnya turut serta mendampingi. Saat itu korban D datang bersama kedua orang tuanya.

Sebelum melapor ke Mapolda korban D tersebut lebih dulu mengadukan kondisinya yang telah menjadi korban pelecehan oleh oknum dosennya R ke posko yang mereka dirikan.

"Setelah dua kasus terungkap. Kami membuka posko aduan. Dari situ kami menerima aduan dari rekan kami D ini. Lalu kami turut mendampingi D ke Mapolda Sumsel menyusul laporan yang lebih dulu dibuat," ujarnya.

Baca Juga: Cerita Juru Kunci Makam Ayah Mahasiswi NW: Sering Kesini, Tidur di Sini Sore-sore

Karena itu, lanjutnya, dengan telah melaporkan hal tersebut ia mewakili rekan-rekan lainnya berharap kepada kepolisian untuk menyelesaikan perkara pelecehan dari oknum dosen ini secara tuntas.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait