alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dikunjungi Duta Besar Norwegia, Bupati Muba Diplomasi Mi Celor dan Kopi

Tasmalinda Kamis, 25 November 2021 | 11:04 WIB

Dikunjungi Duta Besar Norwegia, Bupati Muba Diplomasi Mi Celor dan Kopi
Kunjungan Kedubes Norwegia di Musi Banyuasin [Dok Diskominfo Muba]

Duta besar atau Duber Norwegia Rut Kruger Giverin mengunjungi Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

SuaraSumsel.id - Duta Besar atau Dubes Norwegia, Rut Kruger Giverin mengunjungi petani kelapa sawit di Desa Mendis Bayung Lencir kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kedatangan Dubes Norwegia ini, disambut Plt Bupati Beni Hernedi SIP. Tidak hanya berdialog, Bupati Dodi pun menyajikan makanan khas orang Palembang Mie Celor.

Makanan ini disajikan di salah satu kediaman warga desa.

"Kami memiliki berbagai program untuk mendukung upaya-upaya keberlanjutan perkebunan kelapa sawit, keluh kesah yang disampaikan petani sawit hari ini adalah salah satu hal yang sangat menarik dan ingin kami pahami," ujar Duta Besar Norwegia Rut Kruger Giverin.

Baca Juga: Dorong Bisnis Properti Tumbuh 10 Persen, REI Sumsel: 85 Persen Developer Bangun Rumah MBR

"Untuk pendanaan pemeliharaan perkebunan sawit masyarakat, sebenarnya pemerintah kami memiliki dana untuk petani mikro, dan akan kami pelajari apakah itu bisa di akses petani kecil," sambungnya

Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengungkapkan kunjungan dubes pada kelompok kelapa sawit yang menerapkan Best Management Praktis (BMP) yang merupakan bantuan dari Dubes Norwegia melalui Global Yield Gap Atlas (GYGA).

"Bagi petani Muba, kunjungan ini memperlihatkan peran kita, mereka ingin melihat bagaimana praktek kelapa sawit yang ada di petani, apa lagi kelompok kepala sawit di Mendis Jaya menjadi percontohan dalam peningkatan hasil produktivitas tandan buah segar," kata Beni.

"Karena banyak isu sawit yang sudah tua, ada juga kesalahan bibit, makanya ini (replanting) yang terus kita lakukan. Kita ingin petani hasil yang baik, dan maksimal," bebernya.

Koordinator Field Trials GYGA Hendra Sugianto mengungkapkan pendampingan yang dilakukan pihaknya telah dimulai sejak Oktober 2019, dan sudah masuk ke tahun ketiga. Di tahun pertama penelitian kepada kebun sawit produktivitas meningkat 24%, atau 2,9 ton pertahun per hektar.

Baca Juga: BI Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Sumsel 2021 Kisaran 2,66%-3,56%

Sementara pada tahun ke dua meningkat lagi sebesar 63%, atau 9,3 ton TBS per tahun per hektare.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait