alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penataan Kawasan Kumuh 29 Ilir, BPPW Alokasikan Anggaran Rp 13 Miliar

Tasmalinda Jum'at, 11 Juni 2021 | 12:24 WIB

Penataan Kawasan Kumuh 29 Ilir, BPPW Alokasikan Anggaran Rp 13 Miliar
Rumah Susun Palembang [Fitria/Suara.com] Penataan Kawasan Kumuh 29 Ilir Palembang, BPPW Alokasikan Anggaran Rp 13 Miliar

Kawasan kumuh 29 Ilir Palembang, Sumatera Selatan akan segara ditata. Penataan kawasan kumuh berbasis skala kawasan ini mengalokasikan anggaran Rp 13 Miliar.

SuaraSumsel.id - Kota Palembang Sumatera Selatan masih menyimpan kawasan pemukiman kumuh. Karena itu, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Selatan akan segera mengerjakan proyek penataan wilayah kumuh berbasis skala kawasan di wilayah tersebut.

Proyek guna meningkatkan kualitas pemukiman dan kesejahteraan masyarakat ini mengalokasikan anggaran senilai Rp 13 miliar.

Kepala BPPW Sumsel Achmad Irwan Kusuma di Palembang, mengatakan proyek pekerjaan konstruksi tersebut menargetkan pengurangan kawasan kumuh seluas 17,5 hektar, "Kegiatan ini dikerjakan multiyears 2021-2022," ujarnya.

Kelurahan 29 Ilir Kota Palembang menjadi target pengurangan kawasan umuh karena berada di kawasan strategis kota yang memiliki luasan kumuh besar dan memiliki kejelasan status lahan.

Baca Juga: Muncul Kerumunan Ojol, Tim Ahli COVID 19 Sumsel Heran McDonal's Tak Diberi Sanksi

Kegiatan yang dikerjakan dalam peningkatan wilayah kumuh tersebut berupa peningkatan akses jaringan sanitasi, jaringan persampahan, jaringan air minum, drainase, akses jalan pemadam kebakaran, jalan lingkungan dan menambah ruang terbuka hijau.

Saat ini, pihaknya sedang mengerjakan proyek pengentasan kawasan kumuh di kawasan 5 Lebak Cinde Kota Palembang seluas 18,4 hektar berbiaya Rp8 miliar dan kawasan I Kota Lubuklinggau seluas 15,19 hektar dengan anggaran Rp 9,4 miliar.

"Dua proyek ini ditargetkan selesai akhir 2021," kata dia menambahkan.

Irwan mengatakan ketiga kawasan itu termasuk 167,7 hektare luas kawasan kumuh yang harus dikurangi BPPW Sumsel sesuai rencana strategis (renstra) tahun 2020-2024. (ANTARA)

Baca Juga: 2021 Cuaca Sumsel Lebih Kering, Tiga Wilayah Ini Masih Terdapat Bibit Hujan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait