Lagi-lagi Bandar Arisan Kabur, Puluhan Warga Pali Tertipu Miliaran Rupiah

Kejahatan berkedok arisan kembali memakan korban warga Pali, Sumatera Selatan.

Tasmalinda
Rabu, 26 Mei 2021 | 11:48 WIB
Lagi-lagi Bandar Arisan Kabur, Puluhan Warga Pali Tertipu Miliaran Rupiah
Ilustrasi uang arisan [shutterstock] Lagi-lagi Bandar Arisan Kabur, Puluhan Warga Pali Tertipu Miliaran Rupiah

SuaraSumsel.id - Kejahatan berkedok arisan kembali memakan korban. Kali ini, puluhan warga Pali di Sumatera Selatan kehilangan bandar arisan kabur.

Padahal, nilai arisan juga sangat fantastis, hingga mencapai miliaran.

Pengakuan korban Ls,  jika saat hendak menarik uang arisan, sang bandar arisan, Py malah mengilang. Bandar arisan yang diketahui warga Talang Miring Kelurahan Pasar Bhayangkara tetiba kabur dan menghilang.

Usut punya usut, ternyata bukan hanya ia yang menjadi korban, terdapat sekitar 49 orang yang juga peserta arisan yang turut menjadi korban.

Baca Juga:Diingat! Ini Waktu Gerhana Bulan Total 26 Mei Terlihat di Sumsel

Kerugian korban beragam mulai dari Ro 1,5 juta hingga ada yang Rp 200 juta lebih, dan jika diakumulasikan nilainya miliaran. “Gelagat tidak baik mulai terasa ketika beberapa waktu lalu atau sekitar 19 Mei 2021. Salah satu korban menghubungi sang admin, karena sudah waktunya menarik lelangan tersebut,” katanya seperti dilansir dari sumselupdate.com – jaringan suara.com.

Sayangnya, saat dihubungi namun media sosial baik WhatAapp, Instagram, Facebook hingga Line sudah tidak aktif. Bahkan nomor ponsel juga sudah tidak aktif lagi.

“Dan dari info salah satu keluarganya bahwa pelaku sudah tidak ada di PALI alias telah kabur,” ungkap Ls.

Kapolres Pali AKBP Agus Rizal membenarkan adanya laporan mengenai penipuan arisan dengan nominal fantastis tersebut.
Polres Pali menerima laporan tersebut sejak Minggu (23/5/2021) lalu, yakni arisan yang melibatkan puluhan orang yang menjadi korban.

Berdasarkan keterangan pelapor melalui Agus menyebutkan korban menyadari telah ditipu saat seharusnya sudah menerima uang arisan namun, bandar arisan kabur.

Baca Juga:Program Food Estate di Sumsel Diminta DPR Dievaluasi

"Korban mengharapkan bisa memperoleh uang arisan mereka secara utuh sebagaimana perjanjian awal,"ujarnya, Rabu (25/5/2021).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini