alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tersinggung Ditanya "Berapo Galonyo", Pemilik Warung Tebas Muka Anggota LSM

Tasmalinda Selasa, 16 Februari 2021 | 15:27 WIB

Tersinggung Ditanya "Berapo Galonyo", Pemilik Warung Tebas Muka Anggota LSM
Ilustrasi garis polisi. [Suara.com] Pemilik warung menebas muka anggota LSM.

Kegaduhan terjadi di warung di kantor BPKAD Pemkab OKU Selatan. Gegara tersinggung dan marah istri digoda, pemilik warung menebaskan parang ke muka anggota LSM.

SuaraSumsel.id - Kegaduhan terjadi di warung (kantin) di kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) OKU Selatan. Muasalnya, Kudus (57) yang merupakan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menjadi korban kecemburuan dan kemarahan pemilik warung yang tidak terima istrinya digoda.

Kejadian berdarah itu bermula saat Kudus bersama dengan dua rekannya, Harus dan Mat Rudin makan di warung tersebut sekira pukul 11.30 wib (5/2/2021).

Selepas makan, Kudus ingin membayar, namun saat hendak menanyakan total belanjaan kalimatnya dinilai pelaku menggoda istrinya, Isna (47).

"Adek Sayang, berapo galonyo?, tanya korban.

Baca Juga: Epidemiolog Unsri Menilai Sumsel Belum Kompak Kendalikan Covid 19

Korban Kudus yang dibawa pihak keluarga [Sumselupdate]
Korban Kudus yang dibawa pihak keluarga [Sumselupdate]

Pelaku Andi Trio Santoso (33), yang tidak lain pemilik warung sekaligus suami Isna tersinggung dan cemburu dengan kalimat korban tersebut.

Ia pun langsung menyerang korban Kudus dengan menggunakan parang yang biasa digunakan memotong daging di warung tersebut.

Sialnya, tebasan parang yang dilayangkan pelaku tepat mengenai wajah korban.

Luka menganga bekas tebasan parang di atas mulut itu, tidak membuat korban pingsan.

Kapolres OKU Selatan AKPB Zulkarnain Harahap, SIK melalui Kasat Reskrim Polres OKU Selatan AKP Apromico membenarkan adanya peristiwa penganiayaan berat yang terjadi di warung nasi wilayah kantor BPKAD OKU Selatan tersebut.

Baca Juga: Pembangunan Tanjung Carat Didukung DPD: Banyak Investor Datang ke Sumsel

“Ya, kasus penganiayaan dugaan sementara dilatari motif kesalahpahaman, tersangka telah kita amankan sementara korban telah dibawa ke rumah sakit,” ujar Apromico seperti dilansir dari Sumselupdate - jaringan Suara.com, Selasa (16/2/2021).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait