alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Satu Korban Sriwijaya Air SJ182 Teridentifikasi, Ini Indentitasnya

Tasmalinda Senin, 11 Januari 2021 | 19:11 WIB

Satu Korban Sriwijaya Air SJ182 Teridentifikasi, Ini Indentitasnya
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri membopong kantong jenazah berisi bagian tubuh diduga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air dari KN SAR Basudewa di dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok Jakarta Utara, Senin (11/1/2021). [ANTARA/Devi Nindy]

Tim Disenter Victim Indetification (DVI) berhasil mengungkapkan identitas satu korban Sriwijaya Air SJ 182

SuaraSumsel.id - Satu jasad korban Sriwijaya Air SJ 182 berhasil diidentifikasi, bernama Okky Bisma. Diketahui Okky Bisma ialah seorang pramugara Sriwijaya Air yang jatuh di Pulau Lancang, kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2020) sore.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri R Said Sukamto Kramat Jati Jakarta berhasil mengungkapkan identitas jasad setelah dilakukan rekonsiliasi atau pencocokan data ante mortem dan post mortem yang telah diterima.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, hingga Senin sore pihaknya telah menerima 17 kantong jenazah korban Sriwijaya Air SJ182.

"Tim ante moterm dan post mortem telah bekerja dan pada hari ini tim juga melakukan rekonsiliasi. Satu korban teridentifikasi atas nama Okky Bisma," kata Brigjen Rusdi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/1/2021).

Baca Juga: Keluarga Penumpang Sriwijaya Air SJ182 Asal Sumsel Serahkan Data Sidik Jari

Dia mengatakan, hingga kekinian pihaknya masih terus berkerja identifikasi terhadap para korban.

Hingga pukul 17.00 WIB, pihaknya telah menerima 53 sampel DNA dari keluarga korban Sriwijaya Air SJ 182.

"Sampai jam 17.00 WIB tim DVI telah menerima sampel DNA dari keluarga lorban itu sebanyak 53 sampel DNA," tuturnya.

Petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) membawa benda yang diduga serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, di Dermaga JICT, Jakarta, Minggu (10/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) membawa benda yang diduga serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, di Dermaga JICT, Jakarta, Minggu (10/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Diketahui, Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Sabtu (9/1/2021).

Pesawat bernomor registrasi PK-CLC jenis Boeing 737-500 itu sempat hilang kontak setelah take off dari Bandara Sukarno Hatta pada pukul 14.40 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pukul 15.50 WIB.

Baca Juga: H+3 Tragedi Sriwijaya Air, Tim Dapati Serpihan Pesawat dan Potongan Tubuh

SJ182 hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait