Malam Tahun Baru, Polisi Bubarkan Warga yang Naik Jembatan Ampera

Aparat kepolisian terpaksa membubarkan ratusan warga yang nekat ingin naik ke badan Jembatan Ampera.

Chandra Iswinarno
Jum'at, 01 Januari 2021 | 04:30 WIB
Malam Tahun Baru, Polisi Bubarkan Warga yang Naik Jembatan Ampera
Suasana Malam Tahun Baru 2021 di sekitaran Jembatan Ampera pada Kamis (31/12/2020). [Antara]

SuaraSumsel.id - Imbauan untuk tidak membuat kerumunan dan mematuhi protokol kesehatan tampaknya tidak dipatuhi Warga Palembang yang ingin menyongsong malam pergantian tahun. Akibatnya, aparat  kepolisian terpaksa membubarkan ratusan warga yang nekat ingin naik ke badan Jembatan Ampera.

Padahal, ikon wisata Kota Palembang itu terlarang untuk dipadati saat malam pergantian tahun pada Kamis (31/12/2020) malam.

Sebelumnya, ribuan warga juga memadati sekitaran Benteng Kuto Besak (BKB) dan pelataran Jembatan Ampera sisi Seberang Ilir, meski dua lokasi wisata tersebut ditutup untuk menghindari kerumunan.

"Tidak boleh menyeberangi Jembatan Ampera (jalan kaki) sampai lewat pukul 00.00 WIB atau sampai suasana kondusif," kata salah seorang personel Polrestabes Palembang Iptu A Yani saat berjaga seperti dilansir Antara.

Baca Juga:Cegah Kerumunan Malam Tahun Baru, Satpol PP Sweeping Pedagang di Pasar Lama

Menurutnya, warga tidak diizinkan naik ke Jembatan Ampera dengan alasan apapun sehingga empat tangga naik di Seberang Ilir dan Ulu dijaga ketat personel polisi serta TNI, karena pada kondisi normal jembatan itu bisa dipadati 5.000 orang lebih pada malam pergantian tahun.

Polisi membubarkan warga yang ingin naik ke Jembatan Ampera di malam tahun baru, Kamis (31/12/2020). [Antara]
Polisi membubarkan warga yang ingin naik ke Jembatan Ampera di malam tahun baru, Kamis (31/12/2020). [Antara]

Selain membubarkan kerumunan polisi juga menegur warga yang tidak menggunakan masker karena melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Sementara meski BKB dan Jembatan Ampera ditutup namun ribuan warga dan ratusan pedagang kaki lima tetap memadati sekitar lokasi yakni di halaman Museum SMB II dan pelataran Jembatan Ampera karena pintu masuk tidak ada penjagaan.

Warga mengaku sudah mengetahui penutupan BKB dan Jembatan Ampera tetapi masih nekat mengunjunginya karena merasa telah menerapkan protokol kesehatan.

"Yang penting pakai masker dan tidak ikut kerumunan, walaupun rasanya sulit tidak berkerumun karena terlalu banyak orang di sini," kata salah seorang warga Kecamatan Kemuning, Ahmad Zohir.

Selain Jembatan Ampera dan BKB, beberapa lokasi lainnya yang berpotensi dipadati saat tahun seperti Komplek Olahraga Jakabaring dan Jembatan Musi VI juga ditutup.

Baca Juga:Antisipasi Kerumunan, Puspem Kota Tangerang Ditutup

Sementara meski berbagai kegiatan masyarakat di pusat keramaian dilarang, namun pesta kembang api masih berlangsung meriah dari rumah-rumah warga. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak