Kepsek Dituding Suka Sesama Jenis, Ortu di Medan Gelar Unjuk Rasa

Hal ini buntut dari merebaknya kabar kepala sekolah berinisial JS diduga penyuka sesama jenis.

Tasmalinda
Rabu, 23 Desember 2020 | 19:48 WIB
Kepsek Dituding Suka Sesama Jenis, Ortu di Medan Gelar Unjuk Rasa
Orang tua murid demo di depan SD di Medan. [Foto: Istimewa]

SuaraSumsel.id - Seorang kepala sekolah atau kepsek di Medan, Sumatera Utara didemo orang tua siswa, Rabu (23/12/2020). Para orang tua menuding kepsek lebih suka sesama jenis tersebut, sehingga harus mengundurkan diri dari jabatannya.

"Permintaan kami sederhana, kami cuma ingin kepala sekolah dimutasi, jangan lagi di sekolah ini," kata salah satu orang tua murid, Raiman Oktoberlin, Rabu (23/12/2020) dalam orasinya.

Raiman menyebut, kasus hubungan khusus kepsek diketahui oleh orang tua murid dari unggahan akun Facebook.

Pada akun Facebook itu membongkar dan menceritakan kisah kepsek dengan pasangannya berinisial Z sebelum akun tersebut akhirnya ditutup.

Baca Juga:Dampak Pandemi Covid-19, Pendapatan Kota Medan Turun Rp 1 Triliun

"Awalnya tidak semua orang tua murid tahu. Saya melihat dalam postingan akun itu ada beberapa komentar-komentar JS dan Z yang memakai akun palsu. Kalau Z nama samaran Neng Gelis, dan pak JS nama samarannya Alfaan," ungkapnya.

Orang tua murid lalu memanggil Z untuk dimintai keterangan atas dugaan hubungan sejenis tersebut.

"Keterangan si Z membenarkan bahwa dia dan kepsek ada hubungan. Itu dibuat dalam surat keterangan bermaterai," ujarnya.

Beberapa bukti juga dikumpulkan berupa foto, percakapan bahkan pengakuan langsung dari kepsek saat ditemui orang tua murid.

Pada 13 April pihaknya memanggil Z.

Baca Juga:Dampak Covid-19, Omset Penjualan Pernak-Pernik Natal Turun

Selanjutnya, pada 14 April dilakukan pertemuan dengan orang tua, kepsek JS, lurah dan ketua komite sekolah untuk mendengarkan perihal isu yang beredar.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini