alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Banjir di Deli Serdang, 5 Meninggal Dunia dan 190 Orang Mengungsi

Tasmalinda Jum'at, 04 Desember 2020 | 15:25 WIB

Banjir di Deli Serdang, 5 Meninggal Dunia dan 190 Orang Mengungsi
Warga melintasi banjir yang merendam pemukiman penduduk di Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (4/12/2020). [ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi]

Banjir di Tanjung Selamat, Deli Serdang, memakan korban jiwa, lima orang meninggal dan ratusan mengungsi.

SuaraSumsel.id - Banjir yang terjadi di kawasan Tanjung Selamat, Deli Serdang, Sumatera Utara memakan korban jiwa. Tim Basarnas terus melakukan evakuasi dan pencarian warga pada bencana banjir tersebut.

Kekinian sudah lima orang korban jiwa yang ditemukan dan dievakuasi.

"Total ada lima korban jiwa yang ditemukan," kata Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Zul Indra, Jumat (4/12/2020).

Lima korban ini sudah ditemukan.

Baca Juga: Banjir Rendam Permukiman Warga di 7 Kecamatan, Ketinggian Air 3-5 Meter

Zul menyebut, satu jenazah ditemukan Basarnas dengan jenis kelamin perempuan, dan seorang jenazah ditemukan oleh warga.

"Dari korban jiwa yang dikabarkan hilang semula 6 orang, artinya tinggal satu orang lagi. Kita akan terus lakukan pencarian," ungkapnya.

Banjir merendam rumah warga di Medan. [Foto: suhardiman]
Banjir merendam rumah warga di Medan. [Foto: suhardiman]

Camat Sunggal, Ismail mengatakan sampai saat ini sebanyak 190 jiwa telah dievakuasi. Warga yang terdampak banjir dievakuasi ke aula Kantor Desa Tanjung Selamat dan di Batalion Arhanud.

"Untuk yang dievakuasi ada 190 jiwa. Mereka ditempatkan di aula Kantor Desa dan Batalion Arhanud," ungkapnya.

Ismail mengatakan, saat ini lima korban jiwa akibat banjir telah dievakuasi ke rumah sakit. Jenazah pertama ditemukan pada pukul 03.00 WIB, kemudian pukul 08.00 hingga pukul 10.00 WIB dua jenazah dan menjelang siang dua jenazah.

Baca Juga: Jateng Selatan Sering Banjir, Pakar: Pentingnya Peta Rawan Banjir

"Jenazah korban sudah dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait