“Saat ini kuotanya masih cukup banyak. Untuk XL saja, belum habis kuotanya. Selain itu, kami juga mendorong siswa SMK untuk menciptakan booster sinyal,” katanya.
Dinas Pendidikan Sumatra Selatan (Disdik Sumsel) akan mengizinkan SMA sederajat menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka mulai Januari 2021.
Namun izin diberikan dengan sejumlah persyaratan, di antaranya rekomendasi gugus tugas dan persetujuan orang tua siswa dengan tujuan mencegah siswa berkumpul untuk melepas kangen setelah lama tidak sekolah.
![Naura Nadhifatul (8) mengerjakan tugas sekolah secara online melalui kiriman video dari gurunya di warung milik orangtuanya, Kelurahan Panggung, Tegal, Jawa Tengah, Jumat (20/11/2020). [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/11/20/31311-belajar-online-di-warung.jpg)
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan RA Anita Noeringhati mengatakan rencana tatap muka itu sebaiknya dipertimbangkan kembali mengingat kasus COVID-19 di Sumsel diketahui paling banyak di Palembang dan Lubuk Linggau.
Baca Juga:Sadis, Warga Mesuji Ditembak Begal Hingga Tewas di Depan Anaknya
“Untuk tatap muka untuk bisa dipertimbangkan kembali karena anak-anak ini sudah lama tidak sekolah. Ada kerinduan mereka bertemu dengan kawan-kawan, mereka ingin bermain, apalagi yang SD. Apakah mereka bisa taat memakai masker,” kata dia.
Menurut dia, pandemi COVID-19 ini tidak bisa dianggap enteng karena banyak memakan korban.
“Insya Allah tanggal 4 Desember nanti, perda tentang peningkatan disiplin juga disahkan,” kata Anita.
(ANTARA)
Baca Juga:Status Bertunangan, Dua Pasangan Ini Terciduk Polisi di Kamar Penginapan