alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penolakan Gereja di Sukoharjo Viral, di Gereja Ada Ucapan Selamat Lebaran

Tasmalinda Rabu, 28 Oktober 2020 | 07:48 WIB

Penolakan Gereja di Sukoharjo Viral, di Gereja Ada Ucapan Selamat Lebaran
Suasana Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Mojolaban, Sukoharjo. (Suara.com/RS Prabowo)

Pembangunan Gereja di Sukoharjo Jawa Tengah ditolak 14 takmir masjid.

SuaraSumsel.id - Penolakan gereja di wilayah Rt 4, Rw 3, Dukuh Jetis Desa Gadingan, Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sempat viral di media sosial.

Gereja tersebut ditolak kebaradaannya oleh 14 takmir masjid yang berada di desa Gadingan. 

Di akun twitter @AnakKolong memberikan utasan pernyatakan sikap para takmir masjid itu. 

Pada utasan itu dituliskan "Stempel Masjid, Satu gereja "dikepung" 14 stempel masjid dan 1 stampel ketua LP2A (Lembaga Pendidikan dan Pengamalan Agama Islam desa Gadingan Kec. Mojolaban Sukoharjo. 

Ini isi surat pernyataan dari para takmir masjid setempat: 

PERTNYATAAN SIKAP DAN DUKUNGAN TAKMIR MASJID SE-DESA GADINGAN TERHADAP PENOLAKAN PENDIRIAN GEREJA DI WILAYAH RT.04 RW.03 DK JETIS DS GADINGAN KEC. MOJOLANBAN

Yang bertanda tangan di bawah ini kami seluruh Takmir Masjid se-Desa Gadingan memberikan dukungan kepada warga RT 04 RW 03 Dk Jetis Ds Gadingan terhadap penolakan pendirian gereja di Lingkungan RT 04 RW 03Dk Jetis, Ds Gadingan sebagai berikut: 

KAMI SELURUH TAKMIR MASJID SE DESA GADINGAN MENYATAKAN SIKAP DAN MENDUKUNG WARGA RT.04 RW.03 DK. JETIS DS GADINGAN. 

Demikian pernyataan sikap dan dukungan kami seluruh takmir masjid se desa Gadingan untuk digunakan sebagaimana mestinya. 

Dalam surat itu terdapat 14 stampel dari takmir masjid setempat. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait