Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Diungkapkan Lahan Sawit Sumsel Lebih Luas dari Sawah, Ini Jawab Herman Deru

Tasmalinda Jum'at, 16 Oktober 2020 | 12:39 WIB

Diungkapkan Lahan Sawit Sumsel Lebih Luas dari Sawah, Ini Jawab Herman Deru
Seorang petani saat memanen padi (ANTARA)

Luasan lahan sawit diungkapkan lebih besar dibandingkan pertanian padi. Gubernur Sumsel memberikan komentar.

SuaraSumsel.id - Sumatera Selatan dinilai memiliki potensi yang besar sebagai penyangga pangan nasional.

Setidaknya, tiga kabupaten di Sumatera Selatan telah mampu menghasilkan padi sebagai pemasok kebutuhan beras di Pulau Sumatera kecuali untuk Provinsi Aceh dan Sumatera Utara

Hal ini disampaikan Direktur Statistik Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Badan Pusat Statistik, Kadarmanto saat menyampaikan materi  berjudul Sumatera Selatan sebagai lumbung pangan Sumatera, Tinjuan Peta Potensi Pangan Strategis yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan, Jumat (16/10/2020)

Dalam webinar bertema Peta Potensi Pangan Strategis Sumatera Selatan Mengamankan Lumbung Pangan di Masa Pandemi, Kadarmanto menyampaikan provinsi Sumatera Selatan menjadi sentra penghasil padi bersama dengan provinsi lainnya seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan.

Tiga kabupaten di Sumatera Selatan yang menjadi penyokong komoditas beras yakni Banyuasin yang berada di urutan empat besar, Oku Timur yang berada di urutan 14 besar dan Ogan Komering Ilir yang berada di urutan 23 besar.

Kabupaten Banyuasin memiliki produksi 527.294 ton GKG, sedangkan OKU Timur, 359.347 ton GKG, dan Ogan Komering Ilir sebesar 293.183 ton GKG.

Meski menjadi daerah sentra penghasil beras, ternyata Sumatera Selatan juga mengimpor beras dari daerah tetangga.

“Ada beras masuk dari Jawa Tengah, Lampung, Jawa Barat, Bengkulu ke Sumsel. Hal ini yang juga perlu diperhatikan Pemda, karena Sumsel juga dihadapkan pada tantangan wilayah geografis yang luas,” ulasnya.

Pada point kesimpulan lainnya, Kadarmanto menyampaikan terjadi kompetisi lahan sawah dengan sawit di kabupaten sentra produksi padi. Tantangan ke depan, ialah mempertahankan dan meningkatkan keberlanjutan produksi beras dengan trategis peningkatan produksi pada daerah yang bukan menjadi sentra beras.

“Ada kompetisi ini, antara sawit dan sawah. Di Sumsel, sawit lebih luas dibandingkan sawah,” tutup ia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait