- Pemerintah Kota Palembang belum memastikan tanggal berakhirnya Pembelajaran Jarak Jauh bagi siswa akibat kualitas udara yang fluktuatif.
- Wali Kota Palembang menyatakan kebijakan sekolah tatap muka bergantung pada pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara dan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut.
- Dinas Pendidikan mempertimbangkan kebijakan fleksibel serta opsi perubahan jam masuk sekolah berdasarkan kondisi udara di masing-masing wilayah.
Pemkot Palembang tidak hanya memantau kualitas udara, tetapi juga perkembangan kasus ISPA. Sebab, kualitas udara yang membaik dalam satu waktu belum otomatis berarti kondisi kesehatan anak sudah aman untuk kembali beraktivitas di sekolah.
Ratu Dewa mengatakan pihaknya menerima berbagai masukan dari orang tua. Ada yang meminta PJJ tetap dilanjutkan karena khawatir terhadap kondisi udara, tetapi ada pula yang berharap anak segera kembali belajar di sekolah.
Di sisi lain, PJJ juga memiliki kendala. Tidak semua keluarga memiliki perangkat yang memadai untuk mendukung pembelajaran daring.
Karena itu, Pemkot Palembang kini juga mempertimbangkan alternatif lain apabila kondisi udara mulai membaik tetapi belum sepenuhnya stabil.
Jam masuk sekolah bisa diubah
Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah mengubah jam belajar tatap muka.
Ratu Dewa menyebut kemungkinan jam masuk sekolah dimundurkan menjadi pukul 08.00 atau 09.00 WIB, sementara jam pulang dipercepat.
Skema tersebut dapat menjadi pilihan apabila kondisi udara memungkinkan kegiatan belajar tatap muka, tetapi pemerintah masih perlu mengurangi waktu anak berada di luar rumah.
Namun, opsi tersebut masih dalam tahap kajian dan belum menjadi keputusan resmi.
Baca Juga: Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
Berita Terkait
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?
-
Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai
-
Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal
-
BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif
-
5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga
-
ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?