- Dinas Kesehatan mencatat 9.313 kasus ISPA di Kota Palembang akibat kabut asap karhutla selama Agustus 2026.
- Kualitas udara Palembang memburuk hingga mencapai kategori tidak sehat dengan angka ISPU menyentuh 195 pada 23 Agustus 2026.
- Pemerintah Kota Palembang menyiagakan fasilitas kesehatan serta membagikan sepuluh ribu masker untuk melindungi warga terdampak.
SuaraSumsel.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai memberi tekanan pada kesehatan warga Kota Palembang. Dalam tiga pekan pertama Agustus 2026, 9.313 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) tercatat di Palembang.
Data tersebut berasal dari Dinas Kesehatan Kota Palembang dan disampaikan Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat kualitas udara di ibu kota Sumatera Selatan memburuk.
“Data dari Dinas Kesehatan, dari 1 sampai 21 Agustus, ada 9.313 kasus ISPA. Ini tentu menjadi perhatian serius bagi kita,” kata Ratu Dewa.
ISPU Palembang Sempat 195
Lonjakan kasus tersebut terjadi bersamaan dengan memburuknya kualitas udara Palembang. Pada Minggu (23/8/2026) pagi, ISPU Palembang mencapai 195, masuk kategori tidak sehat. Angka itu naik 80 poin dibandingkan sehari sebelumnya yang berada di level 115.
Ratu Dewa mengatakan peningkatan pencemaran tersebut berkaitan dengan asap dari karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.
Meski demikian, angka 9.313 kasus ISPA tidak boleh diartikan seluruhnya disebabkan kabut asap karhutla. ISPA memiliki berbagai faktor pemicu, sedangkan data Dinkes tersebut merupakan jumlah kasus yang tercatat selama periode tersebut.
Pemkot Mulai Perketat Perlindungan Warga
Meningkatnya gangguan pernapasan membuat Pemkot Palembang meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan.
Baca Juga: Water Bombing Rp100 Juta per Jam, Kalau Api di Konsesi Perusahaan Siapa yang Bayar?
Ratu Dewa meminta seluruh fasilitas kesehatan milik Pemkot, termasuk puskesmas, bersiap menangani warga yang mengalami keluhan pernapasan.
Warga yang mengalami batuk, sesak napas atau gangguan pernapasan lainnya diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Pemkot juga menyiapkan pembagian masker bagi masyarakat. Sebanyak 10.000 masker disiapkan untuk dibagikan di sejumlah titik di Palembang sebagai langkah perlindungan dari paparan asap.
Kelompok Rentan Diminta Lebih Waspada
Perhatian khusus diberikan kepada kelompok yang lebih rentan terhadap dampak kualitas udara buruk, seperti balita, lansia, ibu hamil, serta warga dengan penyakit tertentu.
Ratu Dewa meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah selama kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat.
Tag
Berita Terkait
-
Water Bombing Rp100 Juta per Jam, Kalau Api di Konsesi Perusahaan Siapa yang Bayar?
-
Kabut Asap Palembang Makin Mengkhawatirkan, Sekolah Tetap Masuk Pukul 08.00 WIB
-
Rp100 Juta per Jam, Berapa Uang Negara Habis untuk Water Bombing Karhutla Sumsel?
-
Beras 5 Kg Mulai Langka di Sumsel, Harga 10 Kg Tembus Rp156 Ribu, Ada Apa?
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja
-
17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?
-
ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya