- Presiden Prabowo Subianto mengerahkan Tim Alfa TNI untuk menguji penanganan kebakaran hutan di Taman Nasional Way Kambas.
- Pasukan lintas udara tersebut menggunakan drone thermal untuk mendeteksi titik panas sebelum diterjunkan ke lokasi sulit.
- Meskipun diminta di Sumatera Selatan, belum ada konfirmasi resmi mengenai pengerahan Tim Alfa ke wilayah tersebut.
SuaraSumsel.id - Tim Alfa TNI yang sebelumnya diminta Presiden Prabowo Subianto untuk menguji kemampuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di medan sulit kini telah diterjunkan ke Taman Nasional Way Kambas, Lampung.
Pengerahan tersebut menjadi perhatian di Sumatera Selatan. Sebab, saat memimpin rapat penanganan karhutla di Palembang, Prabowo juga meminta Panglima TNI menyiapkan kemampuan serupa untuk menjangkau lokasi kebakaran yang sulit ditembus melalui jalur darat.
Tim Alfa merupakan gabungan personel pilihan dari berbagai matra TNI dengan kemampuan lintas udara atau airborne. Di Way Kambas, kemampuan tersebut digunakan untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses dengan kendaraan darat.
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan, kemampuan bergerak melalui udara menjadi penting ketika akses darat sulit dijangkau.
“Jika akses darat sulit dan akses laut tidak ada, satu-satunya cara untuk merespons dengan cepat adalah dengan diterjunkan dari udara,” ujarnya.
Namun, pengerahan Tim Alfa tidak hanya mengandalkan kemampuan personel. Sebelum pasukan diterjunkan, drone dengan kamera thermal digunakan untuk mendeteksi anomali suhu dan mencari titik panas yang masih berpotensi menyimpan bara.
Data dari drone tersebut kemudian menjadi acuan untuk menentukan lokasi yang perlu ditangani. Setelah diterjunkan, personel melakukan penyisiran dan pemadaman untuk memastikan bara yang masih tersisa tidak kembali memicu kebakaran.
Konsep tersebut menjadi penting di kawasan dengan medan yang sulit, seperti savana dan area alang-alang yang tidak selalu mudah dijangkau kendaraan dalam waktu cepat.
Lalu bagaimana dengan Sumsel?
Baca Juga: 17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?
Pertanyaan mengenai pengerahan Tim Alfa ke Sumsel muncul karena Prabowo sebelumnya memang meminta Panglima TNI menguji coba tim dengan kemampuan khusus tersebut dalam penanganan karhutla di Sumsel.
Namun, setelah Tim Alfa diterjunkan di Way Kambas, belum ada kepastian resmi bahwa tim yang sama akan langsung dikerahkan ke Sumsel.
Artinya, untuk saat ini terdapat dua fakta yang berbeda. Permintaan untuk menguji Tim Alfa di Sumsel memang disampaikan Presiden, sedangkan pengerahan yang sudah terkonfirmasi berlangsung adalah operasi di Way Kambas.
Sumsel sendiri masih menghadapi ancaman karhutla di sejumlah wilayah. Penanganannya telah melibatkan personel gabungan, pemadaman dari udara serta berbagai peralatan untuk menjangkau kawasan yang sulit.
Jika kemampuan Tim Alfa nantinya diterapkan di Sumsel, metode operasi di Way Kambas memberikan gambaran bagaimana pasukan tersebut dapat digunakan: titik panas dipetakan dari udara, personel diterjunkan ke lokasi sulit, kemudian dilakukan penyisiran dan pemadaman di lapangan.
Tetapi sampai ada konfirmasi dari TNI, belum tepat menyebut Tim Alfa akan dikerahkan ke Sumsel.
Tag
Berita Terkait
-
17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?
-
ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya
-
Water Bombing Rp100 Juta per Jam, Kalau Api di Konsesi Perusahaan Siapa yang Bayar?
-
Kabut Asap Palembang Makin Mengkhawatirkan, Sekolah Tetap Masuk Pukul 08.00 WIB
-
Rp100 Juta per Jam, Berapa Uang Negara Habis untuk Water Bombing Karhutla Sumsel?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja
-
17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?
-
ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya