Tasmalinda
Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:37 WIB
penerima beasiswa program BIDIKSIBA (Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Sekitar Bukit Asam).
Baca 10 detik
  • Reski Yanda Putri memperoleh beasiswa BIDIKSIBA dari PT Bukit Asam untuk melanjutkan kuliah di Politeknik Negeri Malang.
  • Selama tiga tahun berkuliah di Malang, ia berhasil mengembangkan keterampilan diri, memperluas jejaring, dan meningkatkan kepercayaan dirinya.
  • Program beasiswa tersebut sukses mengubah jalan hidup dan pola pikir Reski Yanda Putri secara drastis setelah lulus.

SuaraSumsel.id - Keinginan Reski Yanda Putri untuk melanjutkan pendidikan ke luar Pulau Sumatera membawanya pada sebuah kesempatan yang mengubah perjalanan hidupnya.

Wanita kelahiran 20 Oktober 2020 itu akhirnya mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di Pulau Jawa melalui Program BIDIKSIBA (Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Sekitar Bukit Asam).

Putri pertama kali mengetahui informasi mengenai program beasiswa dari Bukit Asam tersebut melalui salah seorang pegawai di desa tempat tinggalnya. Berbekal informasi itu, ia kemudian mendatangi kantor Bukit Asam untuk mendapatkan formulir pendaftaran BIDIKSIBA.

Perjuangannya berbuah manis. Putri diterima di Politeknik Negeri Malang (POLINEMA), Program Studi Administrasi Bisnis.

Bagi Putri, kesempatan berkuliah di Malang bukan sekadar pengalaman berpindah kota. Selama tiga tahun di Malang, ia menemukan banyak hal baru, mulai dari lingkungan, budaya, bahasa, hingga pola pikir yang berbeda dari tempat asalnya di Sawahlunto.

Ia juga aktif mengikuti komunitas dan berbagai kegiatan kampus yang membantunya mengembangkan kemampuan sekaligus memperluas jejaring.

“Karena saya ini sebenarnya pribadi yang cukup jarang untuk keluar kota sebelumnya, jadi benar-benar berasa melihat dunia yang baru ketika menempuh pendidikan di Kota Malang,” kenang Putri.

Pengalaman tersebut perlahan membentuk kepercayaan dirinya dan memperkaya keterampilan yang kemudian ia bawa ketika memasuki dunia kerja.

Bagi Putri, BIDIKSIBA bukan hanya menjadi jalan untuk memperoleh pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi titik penting yang mengubah cara pandang dan perjalanan hidupnya.

Baca Juga: PTBA Perkuat Transformasi Digital dan Tata Kelola melalui Integrasi Sistem 1MINDER SAP

“Itu luar biasa bisa mengubah hidup saya 180 derajat. Dari pekerjaan, mindset, kemudian soft skill yang saya punya, banyak hal yang berubah dalam hidup saya,” ujarnya.

Kisah Putri menjadi salah satu gambaran manfaat BIDIKSIBA dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional PT Bukit Asam (PTBA).

Di Sawahlunto, program tersebut terus mendapat antusiasme masyarakat, terutama dari keluarga prasejahtera yang ingin memberikan kesempatan pendidikan tinggi bagi anak-anak mereka.

Bagi Putri, kesempatan mendapatkan pendidikan harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Ia juga mengajak generasi muda untuk berani menjalani proses, termasuk ketika menghadapi kegagalan.

“Jangan takut gagal dalam proses apa pun. Kalau gagal, tidak apa-apa, karena saya tahu di depannya akan ada kemenangan yang akhirnya saya syukuri,” pesannya.

Sementara itu, Yayuk, salah satu pengelola BIDIKSIBA di Sawahlunto, berharap kuota penerima manfaat program tersebut dapat terus bertambah sehingga semakin banyak generasi muda memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan masa depan.

Load More