- PT Bukit Asam Tbk menyelenggarakan Program BIDIKSIBA 2026 untuk memperluas akses pendidikan tinggi vokasi bagi keluarga kurang mampu.
- Sebanyak 33 siswa dari total pendaftar berhasil lolos seleksi dan ditetapkan sebagai penerima beasiswa tahun 2026.
- Para penerima beasiswa telah diserahkan kepada Politeknik Negeri Sriwijaya, Politeknik Negeri Malang, dan Politeknik Negeri Lampung.
SuaraSumsel.id - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional melalui Program BIDIKSIBA (Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Sekitar Bukit Asam). Program yang telah berjalan sejak 2013 ini menjadi salah satu upaya PTBA dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda, khususnya bagi lulusan SMA/sederajat dari keluarga kurang mampu.
Melalui BIDIKSIBA, PTBA tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi, meningkatkan daya saing, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja melalui pendidikan vokasi.
Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.
"BIDIKSIBA bukan sekadar pemberian beasiswa, tetapi merupakan investasi jangka panjang PTBA untuk membangun kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional. Kami berharap para penerima manfaat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan kelak memberikan kontribusi bagi keluarga, masyarakat, dan daerahnya," ujar Bambang.
Pada 2026, rangkaian seleksi BIDIKSIBA berlangsung sejak Februari hingga Agustus. Dari 183 pendaftar, sebanyak 154 siswa dinyatakan lolos seleksi administrasi. Setelah mengikuti tahapan psikotes dan verifikasi lapangan, 99 siswa ditetapkan sebagai calon peserta dan melanjutkan proses seleksi melalui jalur SNBT UTBK.
Untuk meningkatkan peluang keberhasilan peserta, PTBA juga memberikan pembekalan melalui program pengayaan materi dan try out UTBK. Hasilnya, sebanyak 33 siswa berhasil lolos SNBT dan ditetapkan sebagai penerima manfaat BIDIKSIBA 2026.
Para penerima beasiswa tersebut melanjutkan pendidikan di tiga perguruan tinggi vokasi, yaitu 13 mahasiswa di Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI), lima mahasiswa di Politeknik Negeri Malang (POLINEMA), dan 15 mahasiswa di Politeknik Negeri Lampung (POLINELA).
Seluruh penerima manfaat telah diserahterimakan kepada masing-masing perguruan tinggi, yakni POLSRI pada 20 Juli, POLINEMA pada 30 Juli, dan POLINELA pada 3 Agustus 2026.
Bambang mengucapkan selamat kepada seluruh penerima BIDIKSIBA 2026 dan berharap mereka mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk terus berkembang, baik dari sisi kompetensi maupun karakter.
Baca Juga: PTBA Sulap Perayaan HUT RI Jadi Panggung UMKM dan Produk Budaya Lokal di Muara Enim
"Selamat kepada seluruh penerima BIDIKSIBA 2026. Perjalanan mereka baru dimulai. Kami berharap mereka terus mengembangkan kompetensi dan karakter sehingga kelak dapat menjadi profesional, wirausahawan, maupun pemimpin yang memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Program BIDIKSIBA merupakan bagian dari komitmen PTBA dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Melalui pendidikan vokasi, PTBA berharap program ini dapat menjadi jembatan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Bambang, manfaat program ini diharapkan tidak berhenti pada para penerima beasiswa, tetapi juga mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
"Harapan kami, manfaat BIDIKSIBA tidak berhenti pada penerima beasiswa. Setelah menyelesaikan pendidikan dan memasuki dunia kerja, mereka dapat memberikan dampak positif bagi keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, pendidikan menjadi salah satu jalan untuk memutus rantai kemiskinan dan menciptakan kemandirian ekonomi," tutupnya.
Berita Terkait
-
PTBA Sulap Perayaan HUT RI Jadi Panggung UMKM dan Produk Budaya Lokal di Muara Enim
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
Program Desa Impian Antarkan PTBA Raih Penghargaan Internasional
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
Terkini
-
Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat
-
Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?
-
Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?
-
Kelola Payroll Lebih Praktis dan Terintegrasi dengan QLola by BRI
-
BRI dan GarudaMiles Tawarkan Ekstra 27.000 Miles Bagi Nasabah Infinite Prioritas