- PT Bukit Asam Tbk menerapkan sistem 1MINDER SAP untuk mengintegrasikan seluruh lini bisnis perusahaan secara menyeluruh.
- Integrasi data ini bertujuan meningkatkan keakuratan informasi, efisiensi kerja, pengendalian internal, serta kecepatan pengambilan keputusan manajemen.
- Setelah tahap Go-Live, PTBA melanjutkan stabilisasi sistem guna memperkuat pelaporan keuangan dan keunggulan operasional MIND ID Group.
SuaraSumsel.id - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) terus memperkuat transformasi perusahaan melalui implementasi 1MINDER SAP, sebuah sistem terintegrasi yang mencakup berbagai lini bisnis, mulai dari keuangan, pengadaan, penjualan, operasional pertambangan, hingga pengelolaan sumber daya manusia.
Implementasi sistem tersebut menjadi langkah strategis PTBA dalam membangun proses bisnis yang lebih terintegrasi, berbasis data, serta didukung tata kelola perusahaan yang semakin kuat.
Melalui integrasi data dalam satu sistem, PTBA mendorong terciptanya informasi yang lebih akurat, proses kerja yang lebih efisien, pengendalian internal yang lebih optimal, serta pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.
Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, menegaskan bahwa implementasi SAP bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru, melainkan bagian dari transformasi perusahaan secara menyeluruh.
"Yang bergeser bukan hanya tampilan di layar, tetapi orangnya, alur kerjanya, datanya, teknologinya, sekaligus tata kelolanya. Pekerjaan yang dulu berjalan sendiri-sendiri kini saling terhubung, angka yang dulu berserakan kini bermuara pada satu sumber, dan keputusan dapat diambil lebih cepat dengan dasar yang lebih kuat," ujar Bambang.
Menurutnya, keberhasilan transformasi tidak hanya diukur dari penerapan teknologi, tetapi juga dari manfaat yang dihasilkan bagi perusahaan, seperti laporan keuangan yang lebih andal, data yang lebih bersih, proses bisnis yang lebih sederhana, pengawasan internal yang semakin kuat, serta keputusan manajemen yang lebih tepat.
"Tidak ada perubahan yang terlalu besar bagi organisasi yang mau bergerak serentak. Kita sudah membuktikan bahwa kita sanggup berubah. Pekerjaan rumah berikutnya adalah memastikan perubahan itu benar-benar terbaca pada kinerja perusahaan," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama PTBA, Ida Bagus Putu Dunia, menegaskan bahwa implementasi 1MINDER SAP merupakan bagian dari transformasi tata kelola yang melibatkan seluruh elemen organisasi dan diarahkan untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan.
"SAP bukan sekadar mengganti aplikasi, tetapi mengubah cara kita bekerja, mengambil keputusan, mengelola data, dan mempertanggungjawabkan proses bisnis. Teknologi memungkinkan transformasi, tetapi tata kelola menentukan terciptanya nilai yang berkelanjutan," jelasnya.
Baca Juga: HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga
Menurut Ida, integrasi sistem akan semakin memperkuat transparansi, pengendalian internal, serta akuntabilitas perusahaan. Implementasi sistem tersebut juga telah melalui berbagai tahapan pengujian dan penguatan kapasitas pengguna untuk memastikan proses transformasi berjalan secara optimal.
"Pada akhirnya, aset sesungguhnya dari transformasi ini bukanlah sistemnya, melainkan kapabilitas yang kita bangun melalui sistem tersebut," katanya.
Setelah memasuki tahap Go-Live, PTBA akan melanjutkan proses stabilisasi dan pengembangan sistem untuk mendukung pelaporan keuangan yang lebih andal, meningkatkan keunggulan operasional, memperkuat pengendalian internal, serta mendorong pengambilan keputusan yang lebih efektif.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya PTBA dalam memperkuat integrasi di lingkungan MIND ID Group, sekaligus mendukung transformasi perusahaan menuju tata kelola yang lebih modern, adaptif, dan berkelanjutan.
Tag
Berita Terkait
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
PTBA Sulap Perayaan HUT RI Jadi Panggung UMKM dan Produk Budaya Lokal di Muara Enim
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
PTBA Perkuat Transformasi Digital dan Tata Kelola melalui Integrasi Sistem 1MINDER SAP
-
Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?
-
Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan
-
Bupati PALI Asgianto Diperiksa KPK, Terungkap Daerahnya Gagal Raih WTP Selama 13 Tahun
-
Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang