- Dinas Kesehatan menyatakan kualitas udara Palembang pada 23 Agustus 2026 tidak sehat akibat kabut asap.
- BMKG mencatat konsentrasi PM2.5 di Stasiun Talang Betutu mencapai 132,3 mikrogram per meter kubik.
- WHO menyarankan warga menunda olahraga luar ruangan intensif guna menghindari risiko gangguan pernapasan.
WHO merekomendasikan masyarakat menyesuaikan waktu dan lokasi aktivitas fisik untuk mengurangi paparan polusi. Pada kondisi asap kebakaran, perhatian terhadap paparan menjadi semakin penting. Artinya, warga tetap bisa menjaga kebugaran tanpa harus datang ke CFD.
Olahraga ringan di dalam ruangan dapat menjadi alternatif sementara. Aktivitas outdoor juga dapat dipindahkan ke waktu ketika kualitas udara membaik, dengan terlebih dahulu mengecek data kualitas udara terbaru. Yang perlu dihindari adalah memaksakan olahraga berat hanya karena CFD berlangsung seminggu sekali.
Masker bukan tiket bebas berolahraga di tengah asap
Ini bagian yang sering disalahpahami. Dinkes Palembang memang mengimbau warga menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Namun, penggunaan masker tidak otomatis membuat olahraga berat di tengah asap menjadi aman.
WHO pada Juli 2026 menyarankan penggunaan masker yang pas, seperti FFP2 atau N95, bila seseorang memang harus berada di luar saat terpapar asap kebakaran. WHO juga mengingatkan aktivitas fisik di tengah kondisi panas sambil menggunakan masker dapat menambah beban fisiologis.
Berita Terkait
-
Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
51 Saksi Sudah Diperiksa, Mengapa Belum Ada Tersangka di Kasus Lampu Jalan Palembang?
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
HUT RI ke-81, Mitra Grab Palembang Rayakan Semangat Gotong Royong Bersama 810 Mitra
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari