- FIFA menjatuhkan sanksi administratif *registration ban* kepada Sriwijaya FC akibat tidak memenuhi kewajiban finansial atau sengketa kontrak.
- Sanksi tersebut melarang Sriwijaya FC mendaftarkan pemain baru selama bursa transfer berlangsung hingga kewajiban mereka diselesaikan.
- Manajemen Sriwijaya FC harus segera menyelesaikan permasalahan finansial agar sanksi FIFA dicabut dan dapat merekrut pemain baru.
Bagaimana Cara Mencabut Registration Ban?
Sanksi registration ban dapat dicabut apabila klub telah memenuhi kewajiban yang menjadi dasar dijatuhkannya hukuman.
Setelah kewajiban diselesaikan dan proses administrasi diverifikasi FIFA, status registration ban dapat dihapus sehingga klub kembali diperbolehkan mendaftarkan pemain baru.
Sejumlah klub Indonesia sebelumnya juga pernah mengalami registration ban dan berhasil keluar dari sanksi setelah menyelesaikan kewajibannya.
Bagi Sriwijaya FC, penyelesaian registration ban menjadi salah satu pekerjaan penting sebelum menghadapi musim kompetisi berikutnya.
Jika persoalan tersebut dapat segera diselesaikan, manajemen memiliki keleluasaan untuk membangun skuad yang lebih kompetitif. Sebaliknya, apabila sanksi masih berlaku saat bursa transfer berlangsung, ruang gerak klub dalam memperkuat tim akan menjadi terbatas.
Karena itu, perhatian suporter kini tertuju pada langkah manajemen Sriwijaya FC dalam memenuhi kewajiban yang menjadi dasar munculnya registration ban agar Laskar Wong Kito dapat kembali leluasa melakukan registrasi pemain.
Tag
Berita Terkait
-
Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito
-
Dari Juara Jadi Juru Kunci: Sriwijaya FC Terpuruk ke Liga 3, Sumsel United Justru Melaju
-
Sriwijaya FC Terdegradasi ke Liga 3, Kekalahan dari Sumsel United Jadi Penentu Musim
-
Solidaritas Suporter Mengalir, Donasi untuk Sriwijaya FC Tembus Rp20 Juta dalam Sepekan
-
Bukan Sekadar Kalah, Skor 15-0 Menyeret Sriwijaya FC ke Titik Terendah
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?