- Solidaritas suporter dan masyarakat berhasil mengumpulkan donasi lebih dari Rp20 juta dalam sepekan untuk klub Sriwijaya FC.
- Dana terkumpul akan digunakan manajemen klub untuk menopang kebutuhan operasional tim selama masa kompetisi yang sulit.
- Penggalangan dana ini membuktikan ikatan emosional kuat serta berlanjut untuk memberikan suntikan moral bagi tim Sriwijaya FC.
SuaraSumsel.id - Gelombang solidaritas untuk Sriwijaya FC terus mengalir. Dalam waktu sekitar sepekan, donasi dari suporter dan masyarakat berhasil menembus angka Rp20 juta. Dana tersebut rencananya akan segera diserahkan kepada manajemen klub untuk membantu menopang kebutuhan operasional tim di tengah situasi finansial yang menantang.
Gerakan penggalangan dana ini berangkat dari kepedulian suporter terhadap kondisi klub kebanggaan Sumatera Selatan yang tengah berjuang menjalani kompetisi. Respons publik ternyata jauh melampaui perkiraan. Donasi yang masuk datang dari berbagai kalangan, dengan nominal yang beragam, namun memiliki satu tujuan yang sama: memastikan Sriwijaya FC tetap bertahan dan bisa menjalani kompetisi dengan layak.
Melalui unggahan di media sosial, penggagas donasi mengumumkan bahwa target awal telah tercapai. Total dana yang terkumpul mencapai lebih dari Rp20 juta hanya dalam hitungan hari. Capaian ini dinilai sebagai bukti kuat bahwa ikatan emosional antara klub dan suporternya masih terjaga, meski prestasi dan kondisi klub sedang tidak ideal.
“Alhamdulillah per hari/jam ini #donasi peduli Sriwijaya FC sudah tembus Rp20 juta,” tulis Gerakan Peduli SFC melalui akun pribadinya.
Dana hasil donasi tersebut akan dimanfaatkan untuk kebutuhan mendasar tim. Mulai dari mendukung konsumsi pemain dan ofisial, membantu biaya transportasi ketika menjalani laga tandang, hingga menunjang kebutuhan akomodasi dan lapangan latihan. Meski nilainya belum mampu menutup seluruh kebutuhan klub, bantuan ini diyakini cukup meringankan beban dan menjaga stabilitas tim hingga kompetisi berjalan.
Pihak penggagas donasi juga menyampaikan bahwa penggalangan dana masih akan dibuka dalam beberapa waktu ke depan. Harapannya, semakin banyak pihak yang tergerak untuk ikut membantu, sekaligus memberikan suntikan moral bagi para pemain yang tetap berjuang membawa nama Sriwijaya FC di lapangan.
Di tengah keterbatasan yang ada, aksi ini menjadi pengingat bahwa sepak bola bukan sekadar soal menang dan kalah. Ada loyalitas, rasa memiliki, dan solidaritas yang tumbuh dari tribun hingga ruang ganti. Bagi Sriwijaya FC, donasi Rp20 juta ini bukan hanya soal angka, melainkan simbol bahwa mereka tidak berjuang sendirian.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Kalah, Skor 15-0 Menyeret Sriwijaya FC ke Titik Terendah
-
Malam Paling Kelam Laskar Wong Kito, Sriwijaya FC Dibantai 15 Gol Tanpa Balas
-
Sriwijaya FC Terpuruk di Kandang, Sumsel United Justru Pamer Kekuatan
-
Ketika Dua Wakil Sumsel Berbeda Nasib: Pekan Krusial Sriwijaya FC dan Sumsel United
-
Link Live Streaming Sriwijaya FC vs PSPS Pekanbaru: Laskar Wong Kito Terancam Degradasi?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral
-
Sambut Bulan Energy & Loss 2026, Kilang Plaju Perkuat Budaya Efisiensi Energi Berbasis Digital
-
Fee Proyek 45 Persen Terungkap di Sidang, Inikah Penyebab Pembangunan Palembang Disorot?
-
PTBA Sulap Perayaan HUT RI Jadi Panggung UMKM dan Produk Budaya Lokal di Muara Enim
-
Setelah Lama Berfluktuasi, Harga Karet Kini Hampir Menyentuh Rp40 Ribu per Kg