- PT Pertamina Patra Niaga menggelar Project R&P Sumatera Goes to Campus di Palembang untuk mahasiswa.
- Kegiatan tersebut membahas tantangan transisi energi, penerapan keberlanjutan, dan pengembangan sumber daya manusia bersama para narasumber.
- Penyelenggara juga memperkenalkan program penanaman mangrove di Sumatera Selatan dan Riau sebagai bentuk aksi keberlanjutan.
SuaraSumsel.id - Masa depan sektor energi tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan investasi, tetapi juga oleh kesiapan generasi muda yang akan mengelolanya. Hal inilah yang menjadi fokus Project R&P Sumatera Goes to Campus, yang mempertemukan mahasiswa dari 10 perguruan tinggi di Palembang dengan pelaku industri, pemerintah, dan akademisi.
Kegiatan yang digelar PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Plaju melalui Project R&P Sumatera tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat sektor energi sekaligus memahami tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri saat ini.
Mengusung tema “Generasi Muda yang Berintegritas dan Berwawasan Energi melalui Project Sustainability & Community Development”, kegiatan ini membahas berbagai aspek sektor energi, mulai dari proses bisnis, tantangan transisi energi, pengembangan energi terbarukan, hingga penerapan sustainability dan community development.
Mahasiswa juga diajak melihat bahwa kontribusi terhadap keberlanjutan tidak selalu harus dimulai dari proyek berskala besar. Riset, inovasi, efisiensi energi, pengelolaan sampah, edukasi lingkungan hingga aksi nyata di masyarakat dapat menjadi bagian dari kontribusi generasi muda.
Mahasiswa Didorong Tak Berhenti di Ruang Kelas
Pjs. General Manager Project R&P Sumatera PT Pertamina Patra Niaga, Muhammad Rahmad, mengatakan generasi muda memiliki posisi penting dalam mempersiapkan masa depan sektor energi.
Menurutnya, wawasan mengenai energi perlu berjalan beriringan dengan integritas dan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.
“Anak muda adalah pemimpin energi di hari esok. Karena itu, mahasiswa perlu menjaga integritas, memiliki wawasan energi, serta mulai mengubah pengetahuan dan riset menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Rahmad.
Rahmad menambahkan, kontribusi tersebut dapat dimulai dari berbagai langkah sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal
Di antaranya meningkatkan kesadaran penggunaan energi, melakukan efisiensi listrik, mengelola sampah, mengembangkan edukasi lingkungan, hingga menghasilkan inovasi energi terbarukan melalui kolaborasi lintas disiplin.
Kegiatan ini turut dihadiri Tim Manajemen PT Pertamina Patra Niaga RU Plaju, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan, akademisi, serta praktisi yang memberikan perspektif mengenai energi, keberlanjutan, dan pengembangan sumber daya manusia.
Narasumber yang hadir antara lain Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan H. Indra Bangsawan, SH., MM., serta Akademisi dan Praktisi Energi Ir. Zulkiffli Saleh, M.Eng.
Pembahasan tidak hanya berkaitan dengan sektor energi, tetapi juga menghubungkan pendidikan dengan dunia kerja, pengembangan energi terbarukan, serta isu keberlanjutan.
Kenalkan Program Biodiversity dan Forestation
Dalam kegiatan tersebut, Project R&P Sumatera juga memperkenalkan Biodiversity & Forestation Program sebagai salah satu bentuk aksi keberlanjutan. Program tersebut mencakup kegiatan penanaman dan pemeliharaan pohon mangrove di Sungsang IV, Sumatera Selatan, serta wilayah Purnama, Dumai, Riau.
Tag
Berita Terkait
-
Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Peduli Masyarakat Sungai Rebo, Salurkan PMT dan Edukasi Parenting
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Gerak Cepat, Respons Tepat: Kilang Plaju Perkuat Kesiapan Fire Brigade Hadapi Kondisi Darurat
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Hari Ini Berdampak ke Penerbangan, 4 Pesawat Sempat Tertahan
-
Udara Palembang Hari Ini Berbahaya, PM2.5 Sempat Tembus 681,6 g/m
-
Hadir di RRI Fest 2026, SMBR Perkuat Kolaborasi dan Aksi Positif untuk Masyarakat
-
Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat
-
Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?