- Gunung Dempo di Kota Pagaralam mengalami erupsi pada Selasa, 7 April 2026 pukul 01.39 WIB dini hari.
- Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi 2.500 meter yang menyebar ke arah timur wilayah terdampak gunung.
- PVMBG menetapkan status waspada dan melarang warga mendekati kawah dalam radius satu hingga dua kilometer.
SuaraSumsel.id - Gunung Dempo di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, kembali mengalami erupsi pada Selasa (7/4/2026) dini hari. Meski aktivitas masih berada pada level waspada, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah imbauan penting untuk masyarakat.
Agar tidak panik dan tetap waspada, berikut 5 fakta penting erupsi Gunung Dempo yang wajib diketahui.
1. Erupsi Terjadi Saat Warga Masih Terlelap
Gunung Dempo dilaporkan erupsi sekitar pukul 01.39 WIB saat sebagian besar warga masih tertidur.
Letusan ini terjadi tiba-tiba tanpa banyak tanda yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
2. Kolom Abu Mencapai 2,5 Kilometer
Erupsi menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 2.500 meter di atas puncak gunung atau lebih dari 5.600 mdpl.
Abu vulkanik terlihat berwarna kelabu tebal dan bergerak ke arah timur, bahkan berpotensi menyebabkan hujan abu tipis di beberapa wilayah.
3. Status Gunung Masih Waspada (Level II)
Baca Juga: Empat Wilayah di Sumsel KLB Campak, Palembang dan Prabumulih Jadi Sorotan Utama
Meski erupsi cukup signifikan, status Gunung Dempo masih berada di Level II atau Waspada.
Artinya, aktivitas vulkanik meningkat, tetapi belum masuk kategori siaga atau darurat.
4. Warga dan Wisatawan Dilarang Dekati Kawah
PVMBG mengeluarkan imbauan tegas:
- Jangan mendekati kawah aktif dalam radius 1 kilometer
- Hindari area hingga 2 kilometer ke arah utara
- Larangan ini penting karena potensi:
- Lontaan material berbahaya
- Paparan gas vulkanik beracun
5. Aktivitas Warga Masih Normal, Tapi Harus Waspada
Menariknya, sebagian warga bahkan tidak menyadari erupsi tersebut.
Berita Terkait
-
Detik-detik Mencekam di Gunung Dempo, 4 Pendaki Dievakuasi Akibat Cuaca Ekstrem
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Pendaki Nekat Bisa Blacklist, Jalur Gunung Dempo Ditutup hingga 25 Maret 2026
-
Dusun Janda Kaya di Pagaralam: Mitos atau Fakta? Ini Lokasi yang Bikin Banyak Orang Penasaran
-
7 Rekomendasi Penginapan di Pagaralam untuk Liburan Sejuk dengan Pemandangan Gunung Dempo
Terpopuler
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Respons Gibran Terkait Ijazah Dinilai Menyesatkan, Kuliah S1 Tak Otomatis Buktikan Tamat SMA
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
PM2.5 Turun Usai Dry Ice Diuji, Kabut Asap Palembang Masih Berbahaya Hari Ini
-
Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?
-
Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok
-
Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?