- Sejak 1986, Wardiah mempertahankan kualitas Pempek 755 di Palembang dengan konsisten menggunakan bahan baku ikan gabus segar.
- Pempek 755 memperkuat kapasitas usaha melalui akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat dari Bank Sumsel Babel secara produktif.
- Strategi menjaga mutu dan dukungan modal memungkinkan usaha tersebut memperluas distribusi produk hingga ke berbagai kota Indonesia.
SuaraSumsel.id - Tidak mudah mempertahankan cita rasa ketika harga bahan baku terus berubah dan persaingan usaha semakin ketat. Di saat sebagian pelaku usaha memilih mencampur berbagai jenis ikan demi menekan biaya produksi, Wardiah justru mengambil jalan yang berbeda. Ia memilih tetap menggunakan ikan gabus segar, meski konsekuensinya keuntungan yang diperoleh tidak sebesar usaha lain.
Keputusan itu mungkin terdengar sederhana. Namun bagi perempuan yang telah membuat pempek sejak 1986 tersebut, kualitas adalah satu-satunya cara menjaga kepercayaan pelanggan yang telah dibangun hampir empat dekade.
"Kalau hari itu bahan bakunya tidak sesuai standar, lebih baik kami tidak jualan," kata Wardiah.
Di balik kalimat singkat itu tersimpan filosofi yang membuat Pempek 755 tetap bertahan hingga hari ini. Baginya, usaha pempek bukan sekadar mencari keuntungan. Ada nama baik keluarga yang dipertaruhkan di setiap potong pempek yang sampai ke tangan pelanggan.
Prinsip itulah yang membuat pelanggan lama tetap setia. Sebagian masih rutin memesan meski telah menetap di berbagai kota di Indonesia. Bahkan tidak sedikit yang sengaja kembali ke Palembang hanya untuk menikmati rasa yang tidak berubah sejak puluhan tahun lalu.
"Angka 755 itu diambil dari tiga angka terakhir nomor telepon dan kode area lama yang sekarang sudah tidak aktif. Pelanggan lama masih banyak yang mengingatnya," ujar Siti Mastura, putri ketiga Wardiah.
Namun menjaga kualitas saja tidak cukup.
Di tengah perubahan perilaku konsumen, meningkatnya kebutuhan modal, dan persaingan usaha yang semakin terbuka, pelaku UMKM juga dituntut mampu beradaptasi agar tetap bertahan.
Di titik itulah akses pembiayaan menjadi penting.
Baca Juga: Korupsi Lampu Jalan Palembang Diusut, Berapa Kerugian Negara yang Sebenarnya?
Pempek 755 kemudian menjadi salah satu mitra Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Sumsel Babel. Pembiayaan tersebut membantu memperkuat kapasitas usaha tanpa harus mengorbankan prinsip yang selama ini dijaga keluarga Wardiah.
Kini, pempek produksi Wardiah tidak hanya dinikmati masyarakat Palembang. Pesanan rutin datang dari berbagai kota di Indonesia, mulai dari Jabodetabek hingga Bali. Setiap paket yang dikirim bukan sekadar membawa kuliner khas Palembang, tetapi juga membawa cerita tentang sebuah usaha keluarga yang tetap bertahan karena memilih menjaga mutu dibanding mengejar keuntungan sesaat.
Bagi Direktur Utama Bank Sumsel Babel Muhamad Suryadi, penguatan UMKM memang menjadi salah satu fokus utama perseroan.
Menurutnya, bank pembangunan daerah tidak hanya bertugas menjaga kesehatan bisnis perbankan, tetapi juga memiliki tanggung jawab mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor produktif. Karena itu, Bank Sumsel Babel terus memperkuat pembiayaan UMKM, memperluas layanan digital, serta meningkatkan akses keuangan agar semakin banyak pelaku usaha mampu berkembang dan naik kelas.
Komitmen tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar penyaluran kredit.
Ketika satu UMKM bertumbuh, yang ikut bergerak bukan hanya pemilik usaha. Ada nelayan yang memasok ikan.
Berita Terkait
-
Korupsi Lampu Jalan Palembang Diusut, Berapa Kerugian Negara yang Sebenarnya?
-
Terekam CCTV, Modus Bule dan Dua Rekannya Gondol Kosmetik di Toko Palembang
-
Bank Sumsel Babel Pertahankan Predikat Platinum Service Excellence 10 Tahun Berturut-turut
-
Sopir Truk Kabur Usai Hiace Tabrak Hino di Muba, 4 Orang Tewas
-
Detik-detik Pajero Terbakar di Tol Kayuagung-Palembang, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
PGE Lumut Balai Tanam Ribuan Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan Penyangga Energi Panas Bumi
-
Putus Cinta Berujung Polisi, Keluarga Korban Serahkan Pemuda Palembang Diduga Sebar Foto Bugil
-
Herman Deru Cek Langsung Usaha Sultan Muda Sumsel, Sebut Hasilnya Mulai Terlihat
-
Paus 13 Meter Terdampar di Permukiman Warga Banyuasin, Sempat Rusak Rumah hingga Diikat
-
Sudah Bayar Parkir, Mobil Pengunjung PS Mall Palembang Tetap Dibobol, Laptop dan iPad Raib