- Fakultas Ekonomi Unsri mengadakan seminar PKKMB 2026 di Palembang untuk membangun karakter, kompetensi, dan integritas mahasiswa baru.
- Direktur Utama Bank Sumsel Babel Muhamad Suryadi dan Dr. Mu'izzuddin memberikan materi pentingnya proses pengembangan diri selama kuliah.
- Kegiatan tersebut bertujuan mencetak generasi muda unggul dan berjiwa pemimpin melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.
SuaraSumsel.id - Masa kuliah bukan sekadar perjalanan untuk meraih gelar akademik. Lebih dari itu, fase ini menjadi momentum penting untuk membangun karakter, mengasah kompetensi, serta menanamkan integritas sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan kepemimpinan.
Pesan itulah yang menjadi semangat dalam Program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya (Unsri) 2026, yang menghadirkan seminar inspiratif bertajuk "Dari Bangku Kuliah Menuju Puncak Kepemimpinan: Membangun Karakter, Kompetensi, dan Integritas untuk Meraih Kesuksesan Profesional."
Seminar tersebut menghadirkan Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Muhamad Suryadi, S.E., M.B.A., yang juga merupakan alumni Program Studi Manajemen Universitas Sriwijaya, serta Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Penjaminan Mutu Fakultas Ekonomi Unsri, Dr. Mu'izzuddin, S.E., M.M.
Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Muhamad Suryadi, menegaskan bahwa keberhasilan tidak pernah lahir secara instan. Menurutnya, kesuksesan dibangun melalui proses panjang yang dimulai dari kemampuan seseorang dalam mengenali, mengelola, dan mengembangkan dirinya.
"Sebelum mengelola dunia, kelola dirimu dulu. Empat tahun ke depan bukan lomba lari. Ini urusan menanam," ujar Muhamad Suryadi.
Pesan tersebut menjadi refleksi bagi mahasiswa baru bahwa masa perkuliahan bukan hanya tentang mengejar nilai dan prestasi akademik. Kampus merupakan tempat untuk membangun fondasi diri melalui pengalaman, organisasi, jejaring, keterampilan, serta pembentukan karakter.
Sementara itu, Dr. Mu'izzuddin menyampaikan materi bertajuk "Berakar untuk Menjulang", yang menekankan pentingnya membangun fondasi yang kuat sebelum seseorang melangkah menuju kesuksesan yang lebih besar.
Menurutnya, mahasiswa perlu memahami bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Setiap pengalaman selama masa kuliah, termasuk tantangan dan kegagalan, merupakan bagian dari proses pembentukan kepemimpinan.
Kehadiran Muhamad Suryadi sebagai alumni sekaligus pemimpin di industri perbankan memberikan inspirasi tersendiri bagi para mahasiswa. Perjalanannya dari bangku kuliah hingga menduduki posisi strategis di Bank Sumsel Babel menjadi bukti bahwa kepemimpinan dibangun melalui konsistensi, kerja keras, pembelajaran berkelanjutan, serta kemampuan menjaga integritas.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
Bagi Bank Sumsel Babel, keterlibatan dalam kegiatan akademik seperti ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus memperkuat kolaborasi antara sektor pendidikan dan industri.
Sinergi tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kemampuan adaptasi, dan jiwa kepemimpinan yang kuat.
Melalui kegiatan PKKMB 2026, mahasiswa baru diharapkan mampu memulai perjalanan akademiknya dengan visi yang lebih luas, pola pikir yang lebih matang, serta keberanian untuk terus berkembang.
Sebab, pada akhirnya, kepemimpinan tidak ditentukan oleh seberapa cepat seseorang mencapai puncak, melainkan oleh seberapa kuat akar karakter, kompetensi, dan integritas yang ditanamkan sejak awal perjalanan.
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Promo HUT RI di Wyndham Opi Hotel Palembang, Menginap Dapat Sajian Spesial dan Mooncake Eksklusif
-
Bersama Danantara, BRImo Tembus 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp4.166 Triliun
-
Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral
-
Sambut Bulan Energy & Loss 2026, Kilang Plaju Perkuat Budaya Efisiensi Energi Berbasis Digital
-
Fee Proyek 45 Persen Terungkap di Sidang, Inikah Penyebab Pembangunan Palembang Disorot?