- Camat IT I Palembang dan panitia menerbitkan proposal dana HUT ke-81 RI senilai Rp76,2 juta pada Agustus 2026.
- Dokumen tersebut memicu perbincangan di media sosial karena warga diminta memberikan sumbangan untuk mendukung kegiatan kecamatan.
- Publik menyoroti besarnya anggaran serta mempertanyakan transparansi penyusunan dan mekanisme penggalangan dana dari masyarakat tersebut.
SuaraSumsel.id - Sebuah proposal kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang mendadak menjadi perbincangan di media sosial. Penyebabnya, warga diminta memberikan sumbangan untuk mendukung kegiatan tersebut dengan total anggaran yang tercantum dalam proposal mencapai Rp76,2 juta.
Dokumen proposal yang beredar itu memicu beragam reaksi. Sebagian warga mempertanyakan besarnya anggaran yang diajukan, sementara yang lain menyoroti adanya permintaan partisipasi dari masyarakat untuk membiayai kegiatan peringatan HUT RI di tingkat kecamatan.
Menanggapi informasi tersebut, Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan telah meminta Inspektorat Kota Palembang untuk menindaklanjutinya.
Ratu Dewa menegaskan, sejak awal dirinya telah mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Kota Palembang agar kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI tidak membebani masyarakat.
Dalam dokumen yang beredar, proposal tersebut diketahui ditandatangani oleh Camat Ilir Timur I Palembang, Purba Sanjaya, bersama Ketua Panitia, Rosmala Dewi, pada Agustus 2026. Proposal itu juga memuat rincian sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan.
Perbincangan semakin meluas setelah salinan proposal tersebar di berbagai platform media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan sumber pendanaan kegiatan tersebut, termasuk alasan masyarakat diminta berpartisipasi melalui sumbangan.
Berdasarkan dokumen yang beredar, total anggaran kegiatan tercatat mencapai Rp76,2 juta. Besaran anggaran itulah yang kemudian menjadi sorotan publik.
Perayaan HUT RI selama ini identik dengan kegiatan yang melibatkan masyarakat, seperti perlombaan, pentas seni, hingga kegiatan kebersamaan di lingkungan tempat tinggal.
Namun, ketika sebuah proposal dengan nilai puluhan juta rupiah beredar dan mencantumkan permintaan dukungan dari masyarakat, respons yang muncul tidak selalu sama.
Baca Juga: Fee Proyek 45 Persen Terungkap di Sidang, Inikah Penyebab Pembangunan Palembang Disorot?
Sebagian warga menilai partisipasi masyarakat merupakan hal yang wajar dalam kegiatan peringatan kemerdekaan. Di sisi lain, ada pula yang mempertanyakan transparansi penyusunan anggaran dan mekanisme penggalangan dana.
Berita Terkait
-
Fee Proyek 45 Persen Terungkap di Sidang, Inikah Penyebab Pembangunan Palembang Disorot?
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Udara Palembang Tidak Sehat Hari Ini, PM2,5 114 Diduga Dipengaruhi Karhutla
-
PLN Jadwalkan Pemadaman Palembang 12-15 Agustus, Cek Wilayah dan Jamnya
-
Terungkap Peran 3 Pelaku Begal Polisi di Palembang, Ada yang Tusuk dan Ambil Kunci Motor
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk
-
Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air
-
Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga
-
Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul
-
Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?