- Seorang pria terduga bandar narkoba tewas setelah melompat ke Sungai Musi, Kecamatan Sekayu saat penggerebekan polisi berlangsung.
- Aparat kepolisian menemukan jenazah pelaku setelah sempat kehilangan jejak akibat kuatnya arus Sungai Musi dalam proses pencarian.
- Polisi terus mendalami jaringan narkotika tersebut untuk mengungkap keterlibatan pihak lain meskipun pelaku utama telah ditemukan meninggal dunia.
SuaraSumsel.id - Upaya melarikan diri dari kejaran polisi berakhir tragis bagi Ali Imron, pria yang diduga sebagai bandar sabu di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Saat penggerebekan berlangsung, ia nekat melompat ke Sungai Musi untuk menghindari penangkapan. Setelah sempat hilang selama dua hari, Ali Imron akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Peristiwa itu bermula ketika aparat kepolisian melakukan penggerebekan terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah Sekayu. Saat petugas tiba di lokasi, Ali Imron diduga panik dan berusaha melarikan diri.
Direktur Ditresnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Yulian Perdana mengatakan, sebelumnya petugas berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua tersangka berinisial EL alias Lin dan JN alias Jun. Dari tangan keduanya, petugas menyita barang bukti sabu seberat 103 gram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp50 juta.
“Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka diduga merupakan bagian dari jaringan yang dikendalikan Ali Imron. Jaringan ini diduga mengedarkan narkotika di wilayah perkebunan dan pertambangan di Sumatera Selatan,” ujar Yulian.
Menurut Yulian, saat dilakukan penggerebekan di kediamannya, Ali Imron berusaha melarikan diri dengan keluar melalui jendela rumah sebelum melompat ke Sungai Musi.
“Ketika petugas melakukan penggerebekan, yang bersangkutan melarikan diri lewat jendela rumah dan langsung melompat ke sungai untuk menyeberang. Saat dilakukan pengejaran, petugas juga melihat yang bersangkutan membawa senjata api,” kata Yulian.
Petugas, lanjutnya, telah memberikan imbauan agar Ali Imron menghentikan aksinya dan menyerahkan diri. Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan.
“Petugas sudah meminta yang bersangkutan untuk menepi dan menyerahkan diri, tetapi tetap nekat menyeberangi sungai,” ujarnya.
Baca Juga: Hanya Karena Menegur Penyerobot Antrean Solar, Sopir Truk di Palembang Kehilangan Nyawa
Diduga karena derasnya arus Sungai Musi, Ali Imron terseret arus hingga akhirnya tenggelam.
Hilang Selama Dua Hari
Setelah menerima laporan kejadian tersebut, petugas bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Musi Banyuasin melakukan pencarian di lokasi. Upaya pencarian dilakukan secara intensif selama dua hari.
Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Sungai Musi, beberapa kilometer dari lokasi awal saat ia melompat ke sungai.
Jasad Ali Imron kemudian berhasil ditemukan dan dievakuasi ke rumah sakit untuk proses penanganan lebih lanjut.
“Saat ini jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat,” pungkas Yulian.
Berita Terkait
-
Hanya Karena Menegur Penyerobot Antrean Solar, Sopir Truk di Palembang Kehilangan Nyawa
-
Kronologi Live TikTok Maut di OKI, Letusan Terdengar dari Dalam Kamar hingga Remaja 18 Tahun Tewas
-
Niat Cuci Babat Kurban di Sungai Berujung Duka, Panitia Kurban di Palembang Tenggelam
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Oknum Prajurit Yonif 200 Raider Diamankan Pomdam Sriwijaya Usai Tembak Mati Rekan Sejawat
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
- Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris
Pilihan
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
Terkini
-
25 Siswa Mual dan Muntah Usai Makan MBG di Muba, Benarkah karena Ayam Geprek?
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Gambut Tak Kenal Batas Konsesi, Mengapa Tata Air Jadi Kunci Cegah Karhutla?
-
Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru
-
Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat