- Seorang pria terduga bandar narkoba tewas setelah melompat ke Sungai Musi, Kecamatan Sekayu saat penggerebekan polisi berlangsung.
- Aparat kepolisian menemukan jenazah pelaku setelah sempat kehilangan jejak akibat kuatnya arus Sungai Musi dalam proses pencarian.
- Polisi terus mendalami jaringan narkotika tersebut untuk mengungkap keterlibatan pihak lain meskipun pelaku utama telah ditemukan meninggal dunia.
Penemuan jasad tersebut mengakhiri pencarian yang sempat menjadi perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat turut menyaksikan proses evakuasi saat korban berhasil ditemukan.
Sungai Musi Memiliki Arus yang Kuat
Sungai Musi merupakan salah satu sungai terbesar di Sumatera Selatan yang dikenal memiliki arus cukup kuat, terutama ketika debit air meningkat.
Kondisi tersebut membuat sungai ini memiliki risiko tinggi bagi siapa saja yang terjatuh atau sengaja menceburkan diri ke dalamnya. Dalam berbagai kejadian sebelumnya, korban tenggelam kerap ditemukan jauh dari lokasi awal akibat terbawa arus.
Seorang warga setempat, Rudi (42), mengatakan kawasan Sungai Musi di sekitar lokasi kejadian memang dikenal memiliki arus yang cukup deras.
"Kalau kondisi air sedang pasang, arusnya deras. Orang yang terjun ke sungai tanpa alat keselamatan sangat berisiko terbawa arus," ujarnya.
Selain menangani penemuan jasad korban, aparat kepolisian masih terus mendalami kasus dugaan peredaran narkotika yang menjadi latar belakang penggerebekan tersebut.
Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan peredaran narkoba yang diduga dikendalikan Ali Imron di wilayah Musi Banyuasin dan sekitarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa upaya melarikan diri dari proses hukum dapat berujung pada konsekuensi yang jauh lebih besar, termasuk membahayakan keselamatan diri sendiri.
Baca Juga: Hanya Karena Menegur Penyerobot Antrean Solar, Sopir Truk di Palembang Kehilangan Nyawa
Berita Terkait
-
Hanya Karena Menegur Penyerobot Antrean Solar, Sopir Truk di Palembang Kehilangan Nyawa
-
Kronologi Live TikTok Maut di OKI, Letusan Terdengar dari Dalam Kamar hingga Remaja 18 Tahun Tewas
-
Niat Cuci Babat Kurban di Sungai Berujung Duka, Panitia Kurban di Palembang Tenggelam
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Oknum Prajurit Yonif 200 Raider Diamankan Pomdam Sriwijaya Usai Tembak Mati Rekan Sejawat
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
- Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?
-
25 Siswa Mual dan Muntah Usai Makan MBG di Muba, Benarkah karena Ayam Geprek?
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Gambut Tak Kenal Batas Konsesi, Mengapa Tata Air Jadi Kunci Cegah Karhutla?
-
Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru