Tasmalinda
Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB
ilustrasi begal. diketahui tiga pelaku begal polisi di Palembang ternyata ayah, anak dan seorang perempuan
Baca 10 detik
  • Polisi Palembang mengamankan tiga pelaku pembegalan terhadap seorang anggota Polda Sumsel yang menjadi pengemudi ojek.
  • Feri Irawan bersama ayahnya dan kekasihnya melakukan penusukan serta pemukulan menggunakan kayu terhadap korban.
  • Peristiwa penyerangan tersebut terjadi di kawasan Jalan Inspektur Marzuki, Palembang, dan mengakibatkan korban mengalami luka-luka.

SuaraSumsel.id - Kasus pembegalan anggota Polda Sumatera Selatan yang sedang nyambi menjadi pengemudi ojek pangkalan ternyata melibatkan tiga orang dengan hubungan dekat. Polisi mengamankan seorang ayah, anak laki-lakinya, serta seorang perempuan yang merupakan kekasih sang anak dalam kasus tersebut.

Ketiga orang yang diamankan yakni Feri Irawan, Fauzi Syukri (60), dan Fitrianti alias Fitri. Feri dan Fauzi merupakan warga Jalan Wirajaya VI, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, sedangkan Fitrianti merupakan warga Banyuasin.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana membenarkan penangkapan ketiga orang tersebut. Ia mengatakan penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap secara utuh peran masing-masing dalam kasus pencurian dengan kekerasan yang menimpa anggota Polda Sumsel tersebut.

Dari perkembangan penyidikan, Feri Irawan diduga menjadi pelaku utama yang melakukan penusukan terhadap korban, Aiptu Januardo Eko Satria.

Feri dan Fitri sebelumnya menjadi penumpang yang meminta korban mengantarkan mereka ke kawasan Siring Agung, Palembang. Setibanya di sekitar Jalan Inspektur Marzuki, samping SDN 25, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, situasi berubah.

Korban yang semula menjalankan pekerjaannya sebagai pengemudi ojek pangkalan justru diserang.

Feri disebut menyerang korban menggunakan senjata tajam dan memukul korban dengan kayu yang ditemukan di lokasi. Korban mengalami empat luka tusuk di bagian perut, selain luka pada wajah dan kedua lengannya.

Saat diperiksa, Feri mengaku menusuk korban sebanyak dua kali. Ia juga mengaku tidak mengetahui bahwa korban merupakan anggota Polda Sumsel.

“Dak tahu, Pak,” kata Feri saat ditanya apakah mengetahui korban merupakan polisi.

Baca Juga: Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Fakta lain yang membuat kasus ini menarik adalah keterlibatan Fauzi Syukri, ayah kandung Feri. Fauzi diamankan polisi lebih dahulu di rumahnya di kawasan Jalan Wirajaya VI, Palembang, sekitar pukul 08.00 WIB.

Dalam pengembangan kasus, Fauzi diduga berperan membantu melakukan pemukulan terhadap korban menggunakan kayu.

Fauzi bahkan menyebut dirinya memukul korban menggunakan kayu sebanyak tiga kali saat melihat anaknya terlibat dalam keributan dengan tukang ojek tersebut.

Load More