- Kebakaran rumah di Kabupaten Musi Banyuasin menyebabkan seorang ayah dan anaknya meninggal dunia karena terjebak api.
- Kobaran api yang membesar dengan sangat cepat membuat para korban tidak sempat menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.
- Kepolisian setempat kini sedang melakukan penyelidikan serta olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
SuaraSumsel.id - Peristiwa kebakaran rumah yang terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, berujung duka mendalam. Seorang ayah dan anak dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah yang dilalap api.
Peristiwa tragis tersebut langsung menyita perhatian warga sekitar karena kobaran api disebut membesar dalam waktu singkat hingga membuat korban tidak sempat menyelamatkan diri.
Informasi yang beredar menyebutkan kedua korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam rumah usai api berhasil dipadamkan.
Warga sekitar sempat berusaha membantu memadamkan api dan menyelamatkan penghuni rumah, namun kobaran api terlalu cepat membesar. Suasana haru menyelimuti lokasi kebakaran setelah kabar meninggalnya ayah dan anak tersebut menyebar.
Sejumlah warga tampak mendatangi lokasi untuk membantu proses evakuasi dan menyaksikan puing-puing rumah yang hangus terbakar.
Peristiwa tersebut juga membuat keluarga korban syok, terlebih kebakaran terjadi saat sebagian warga sedang beraktivitas.
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Kasi Humas Polres Muba, AKP S Hutahaean, membenarkan terjadinya peristiwa kebakaran yang merenggut nyawa warga tersebut. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran yang menewaskan dua korban tersebut.
Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber api dan kemungkinan penyebab kebakaran.
Baca Juga: 68 Paket Sabu Ditemukan dalam Kotak Rokok dan Wadah Gatsby di Pohon Sawit
Sementara itu, warga diimbau lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik maupun sumber api lain yang bisa memicu kebakaran rumah.
Peristiwa kebakaran maut tersebut langsung menjadi perhatian masyarakat Musi Banyuasin dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Banyak warga mengaku prihatin karena korban merupakan ayah dan anak yang tidak sempat menyelamatkan diri saat api membesar.
Kebakaran rumah yang menyebabkan korban jiwa memang kerap memunculkan trauma mendalam, terutama ketika melibatkan satu keluarga.
Berita Terkait
-
68 Paket Sabu Ditemukan dalam Kotak Rokok dan Wadah Gatsby di Pohon Sawit
-
Empat Nama Sudah Dikantongi Polisi, Namun Tersangka Belum Ditetapkan, Kasus Hindoli Mandek?
-
Dari Uang Puluhan Juta di KSOP hingga Harley Disita, Skandal Sungai Lalan Kian Membesar
-
Emas dan Harley Disita, Uang Pelayaran Sungai Lalan Diduga Berubah Jadi Aset Mewah
-
Polisi Kantongi 4 Nama Pemilik Sumur Minyak Ilegal di Hindoli, Cukupkah Ungkap Kasus Besar Ini?
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan
-
Apa Itu Senjata Rakitan Jenis Korek Api? Senjata yang Dipakai Sertu MRR Tembak Pratu Ferischal
-
Saat HUT ke 80 Sumsel, Herman Deru Temui Massa Mahasiswa yang Demo Soal Transparansi Anggaran
-
Cara Melapor Jika Ada Pungli atau Titipan Saat SPMB 2026 di Palembang, Disdik Buka Kanal Pengaduan