- Aliansi BEM se-Sumatera Selatan akan menggelar demonstrasi besar di DPRD Sumatera Selatan pada Senin, 15 Juni 2026.
- Mahasiswa membawa sembilan tuntutan terkait perbaikan ekonomi nasional, pemberantasan korupsi, serta reformasi sektor hukum dan keamanan negara.
- Aksi ini bertujuan mendesak pemerintah agar lebih responsif terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok dan kesejahteraan masyarakat bawah.
Mereka juga menyoroti perlunya pembatasan keterlibatan Polri dalam urusan sipil serta mengembalikan fokus TNI pada fungsi pertahanan negara.
Selain menyampaikan tuntutan substantif, mahasiswa turut mengkritik pola komunikasi pemerintah yang dinilai kurang menunjukkan empati terhadap kondisi ekonomi masyarakat bawah.
Mereka meminta pemerintah lebih terbuka dalam menyampaikan kebijakan publik serta mempertimbangkan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari.
Dalam seruan aksi yang beredar luas di media sosial, mahasiswa menyatakan bahwa meningkatnya harga kebutuhan pokok, kondisi ekonomi yang belum stabil, dan keresahan masyarakat menjadi alasan utama mereka turun ke jalan.
"Ketika harga terus naik, ekonomi semakin sulit, dan suara rakyat mulai diabaikan, diam bukan lagi pilihan," demikian bunyi salah satu seruan aksi yang beredar.
Aksi hari ini diperkirakan akan menjadi perhatian publik karena tidak hanya mengangkat isu lokal, tetapi juga berbagai persoalan nasional yang sedang menjadi perdebatan di ruang publik.
Bagi mahasiswa, demonstrasi tersebut merupakan upaya menyampaikan aspirasi secara terbuka. Sementara bagi pemerintah, tuntutan yang dibawa mahasiswa menjadi sinyal bahwa persoalan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat masih menjadi perhatian utama generasi muda.
Kini perhatian tertuju pada DPRD Sumsel yang menjadi tujuan aksi. Apakah tuntutan mahasiswa akan mendapat respons, atau justru menjadi bagian dari gelombang kritik yang terus menguat di berbagai daerah, akan terlihat dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
Berita Terkait
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
Pulang Kerja Jam 4 Pagi, Pekerja Perempuan di Palembang Dibegal dan Ditodong Senpi
-
Car Free Day di Ampera Resmi Dimulai, Mampukah Bertahan atau Sekadar Seremonial?
-
Begal Bersenjata Kembali Hantui Palembang, Perempuan Pulang Kerja Jadi Korban, Motor Raib
-
Setelah Jakarta, Aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut' Bakal Digelar di Palembang Senin Besok
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Golkar Sumsel Bersiap Gelar Musda, Mampukah Partai Kembalikan Kekuatan Politiknya?
-
Semen Baturaja Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar, Perkuat Ketahanan Energi Industri
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP
-
Detik-detik Wagub Babel Ditahan, Pakai Rompi Tahanan Merah lalu Bungkam
-
Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang