- Mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Sumatera Selatan dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD pada Senin, 15 Juni 2026.
- Aksi ini bertujuan menyampaikan aspirasi terkait kenaikan harga kebutuhan pokok, kondisi ekonomi nasional, serta evaluasi kebijakan pemerintah pusat.
- Demonstrasi dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam mengawal isu ekonomi yang membebani masyarakat luas saat ini.
SuaraSumsel.id - Gelombang aksi mahasiswa yang sebelumnya menggema di Jakarta kini mulai merambah daerah. Di Palembang, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Selatan dijadwalkan turun ke jalan pada Senin (15/6/2026).
Aksi yang diinisiasi sejumlah elemen mahasiswa tersebut juga akan diawali dari Lapangan Basket UIN Raden Fatah Palembang sebelum bergerak menuju Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan. Isu yang diangkat tidak hanya menyangkut kenaikan harga kebutuhan pokok, tetapi juga kondisi ekonomi nasional yang dinilai semakin membebani masyarakat.
Seruan aksi yang beredar di media sosial mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk bersuara terhadap berbagai persoalan yang dianggap semakin dirasakan rakyat.
"Ketika harga terus naik, ekonomi semakin sulit, dan suara rakyat mulai diabaikan, diam bukan lagi pilihan. Mari satukan langkah dan suara untuk mengawal masa depan bangsa," demikian bunyi seruan aksi yang beredar luas di berbagai platform media sosial.
Terpisah Koordinator BEM Nusantara Sumsel, Ilham, membenarkan rencana aksi tersebut. "Ada di media sosial, sudah kita bagikan," ujarnya dalam pesan singkat, Minggu (14/6/2026).
Dalam pesan berartai yang dibagikan disebutkan jika aksi sebagai bentuk respons mahasiswa terhadap berbagai persoalan yang belakangan menjadi perhatian publik, mulai dari kondisi ekonomi masyarakat, kenaikan harga sejumlah kebutuhan, hingga kebijakan pemerintah yang dinilai perlu mendapat evaluasi.
Dalam pesan tersebut dituliskan jika mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan keresahan masyarakat. Karena itu, aksi yang akan digelar di depan DPRD Sumsel diharapkan menjadi ruang penyampaian aspirasi secara terbuka dan demokratis.
Aksi di Palembang ini menjadi bagian dari gelombang demonstrasi mahasiswa yang belakangan kembali muncul di sejumlah daerah.
Selain menyoroti persoalan ekonomi, mahasiswa juga dikabarkan akan menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kebijakan publik yang dinilai berdampak langsung terhadap kehidupan rakyat. Beberapa isu yang sebelumnya mencuat dalam konsolidasi mahasiswa antara lain evaluasi program pemerintah, kondisi APBN, persoalan distribusi dan kelangkaan BBM, serta kenaikan harga kebutuhan pokok.
Baca Juga: Sawit dan Karet Kuasai 2,8 Juta Hektare, Mengapa PAD Sumsel Belum Maksimal?
Bagi kalangan mahasiswa, aksi ini bukan sekadar unjuk rasa, melainkan upaya mengingatkan pemerintah agar lebih peka terhadap kondisi yang dirasakan masyarakat. Sementara bagi publik, demonstrasi tersebut menjadi sinyal bahwa isu ekonomi kembali menjadi perhatian utama generasi muda di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.
Tag
Berita Terkait
-
Sawit dan Karet Kuasai 2,8 Juta Hektare, Mengapa PAD Sumsel Belum Maksimal?
-
Pansus DPRD Ungkap 212 Ribu Hektare Lahan Hutan Diduga Dikuasai Ilegal di Sumsel
-
Polemik Helikopter Herman Deru Mulai Terjawab, DPRD Sumsel Bongkar Fakta Anggaran 'Warisan'?
-
Apa yang Terjadi dengan Pendidikan dan Infrastruktur di Sumsel hingga Picu Demo 'Sumsel Resah'?
-
Rp850 Juta Dihapus, Anggaran Rumah Dinas DPRD Sumsel Rp8,6 Miliar Masih Dipertanyakan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?