- Ahmad Nasuhi, terpidana kasus korupsi Masjid Raya Sriwijaya, terlibat kecelakaan beruntun di Pasar Cinde, Palembang yang menewaskan dua orang.
- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang telah menjatuhkan vonis hukuman delapan tahun penjara kepada Ahmad Nasuhi pada Desember 2021 lalu.
- Publik menyoroti status hukum Ahmad Nasuhi terkait bagaimana ia dapat berada di luar lembaga pemasyarakatan saat kecelakaan terjadi.
SuaraSumsel.id - Nama Ahmad Nasuhi kembali menjadi perhatian publik setelah terlibat dalam kecelakaan beruntun di kawasan Pasar Cinde, Palembang, yang menyebabkan dua orang meninggal dunia dan tiga lainnya terluka.
Namun di tengah ramainya pemberitaan soal kecelakaan tersebut, muncul satu pertanyaan yang banyak dicari masyarakat:
Sebenarnya Ahmad Nasuhi korupsi apa?
Sebab hampir semua pemberitaan hanya menyebut Ahmad Nasuhi sebagai terpidana kasus korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya tanpa menjelaskan secara rinci bagaimana perannya dalam perkara yang sempat mengguncang Sumatera Selatan tersebut.
Padahal, untuk memahami mengapa namanya kembali menjadi sorotan hari ini, publik perlu melihat kembali kasus yang membuatnya dijatuhi hukuman delapan tahun penjara.
Dari Proyek Kebanggaan Menjadi Perkara Korupsi
Masjid Raya Sriwijaya awalnya dirancang sebagai salah satu proyek paling ambisius di Sumatera Selatan.
Proyek yang digagas untuk menjadi ikon baru daerah itu mendapat dukungan anggaran yang besar dan diharapkan menjadi salah satu masjid termegah di Indonesia.
Namun proyek tersebut justru berubah menjadi salah satu kasus korupsi terbesar yang pernah ditangani aparat penegak hukum di Sumsel.
Baca Juga: Siapa Ahmad Nasuhi? Terpidana Korupsi Masjid Sriwijaya yang Kini Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Maut
Penyidik menemukan dugaan penyimpangan dalam proses penganggaran dan pelaksanaan proyek yang kemudian menyeret sejumlah pejabat dan pihak terkait ke meja hijau.
Kasus ini bahkan menjadi perhatian nasional karena turut menyeret sejumlah nama penting di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Apa Peran Ahmad Nasuhi?
Dalam perkara ini, Ahmad Nasuhi bukan kontraktor lapangan atau pelaksana pembangunan. Ia merupakan pejabat yang memiliki keterkaitan dengan proses administrasi dan pengelolaan proyek yang kemudian menjadi objek penyidikan.
Jaksa menilai terdapat perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan proyek pembangunan Masjid Raya Sriwijaya yang menyebabkan kerugian negara.
Karena perannya dalam perkara tersebut, Ahmad Nasuhi kemudian didakwa bersama sejumlah pihak lain yang dianggap turut bertanggung jawab dalam proses pelaksanaan proyek.
Tag
Berita Terkait
-
Siapa Ahmad Nasuhi? Terpidana Korupsi Masjid Sriwijaya yang Kini Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Maut
-
Ahmad Nasuhi Tabrak 5 Orang hingga 2 Tewas, Mengapa Eks Terpidana Korupsi Ini Sudah Bebas?
-
PK Alex Noerdin Ditolak MA, Dodi Reza Kembalikan Rp59,2 Miliar Kerugian Negara
-
PK Ditolak MA, Alex Noerdin Tetap Dipenjara 9 Tahun atas 2 Kasus Korupsi
-
Aset Dan Blokir 10 Rekening Dibuka, Alex Noerdin Divonis 9 Tahun Bui Atas Dua Kasus Korupsi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai
-
Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal
-
BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif
-
5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga
-
ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?