- Ditreskrimsus Polda Sumsel membongkar sindikat suntik IMEI iPhone ilegal yang beroperasi di kawasan PS Mall, Palembang.
- Polisi berhasil menangkap otak pelaku di Bali setelah menyelidiki praktik manipulasi identitas perangkat yang tidak terdaftar resmi.
- Metode ilegal ini memungkinkan perangkat seluler yang seharusnya terblokir dapat kembali menangkap sinyal operator di Indonesia.
Pelaku akhirnya berhasil diamankan saat berada di Bali.
Mengapa Kasus Ini Penting?
Bagi sebagian masyarakat, membeli iPhone inter dianggap sebagai cara mendapatkan perangkat premium dengan harga lebih terjangkau. Namun kasus ini menunjukkan adanya risiko besar di balik peredaran perangkat yang tidak melalui jalur resmi.
Selain berpotensi mengalami pemblokiran jaringan sewaktu-waktu, perangkat yang tidak memenuhi ketentuan registrasi juga dapat menimbulkan persoalan hukum dan teknis bagi penggunanya.
Praktik suntik IMEI juga dinilai merugikan negara karena mengganggu sistem pengawasan perangkat telekomunikasi yang diterapkan pemerintah untuk menekan peredaran ponsel ilegal.
Polisi Masih Kembangkan Kasus
Polda Sumsel memastikan penyelidikan belum berhenti pada pelaku yang telah diamankan. Penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat, termasuk pihak-pihak yang diduga memperoleh keuntungan dari praktik ilegal tersebut.
Polisi juga mendalami berapa banyak perangkat yang telah diproses menggunakan metode suntik IMEI dan berapa besar kerugian yang ditimbulkan.
Terbongkarnya kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika tergiur harga murah sebuah perangkat elektronik.
Baca Juga: Di Balik Penyerangan Sadis di PS Mall Palembang, Ada Konflik yang Sudah Lama Membara
Sebab di balik selisih harga yang menggiurkan, bisa saja terdapat praktik ilegal yang berujung pada masalah di kemudian hari.
Kini, setelah otak sindikat berhasil ditangkap, polisi berupaya mengungkap seluruh rantai bisnis ilegal yang selama ini membuat iPhone inter yang seharusnya terblokir bisa kembali aktif digunakan di Indonesia.
Berita Terkait
-
Di Balik Penyerangan Sadis di PS Mall Palembang, Ada Konflik yang Sudah Lama Membara
-
Kronologi Penyerangan Pria oleh Kelompok OTK Bersenjata Tajam di Depan PS Mall Palembang
-
Detik-Detik Panik di PS Mall Palembang: Bocah Terjepit Travelator, Begini Kronologinya
-
Palembang Square Mall Terbakar! Asap Hitam Pekat Membumbung Tinggi
-
iPhone 15 Series Punya Desain Anyar, Tak Ada Lagi Tombol Fisik?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu
-
Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung