- Penyerangan dengan senjata tajam terjadi di depan PS Mall Palembang, diduga dipicu konflik antar kelompok sebelumnya.
- Korban terluka serius akibat sabetan benda tajam dan polisi mengamankan dua bilah parang sebagai barang bukti.
- Penyelidikan awal mengindikasikan motif perselisihan tersebut berkaitan dengan perebutan kepemilikan lahan parkir di lokasi.
SuaraSumsel.id - Aksi penyerangan dengan senjata tajam yang terjadi di depan PS Mall Palembang akhirnya mengungkap fakta baru. Peristiwa yang sempat menggegerkan warga dan pengunjung pusat perbelanjaan itu bukan aksi acak, melainkan diduga kuat dipicu konflik antar kelompok yang sudah berlangsung sebelumnya.
Insiden tersebut terjadi di Jalan Angkatan 45, salah satu kawasan paling sibuk di Kota Palembang. Saat kejadian, lalu lintas sedang padat dan aktivitas warga berlangsung normal. Namun situasi berubah mencekam ketika seorang pria diserang secara brutal menggunakan senjata tajam di ruang publik.
Berdasarkan keterangan kepolisian, korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Aksi kekerasan itu terekam kamera pengawas dan video amatir warga, lalu menyebar luas di media sosial, memicu kekhawatiran soal keamanan ruang publik.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengungkap bahwa penyerangan ini melibatkan dua kelompok yang diduga telah memiliki perselisihan sebelumnya, yakni perebutan lahan parkir.
Fakta ini membantah anggapan awal bahwa kejadian tersebut merupakan tindak kriminal spontan.
Konflik yang tidak terselesaikan itu diduga memuncak dan meledak di lokasi yang ramai pengunjung.
Aparat dari Polsek Ilir Barat I bersama jajaran kepolisian setempat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga mengamankan dua bilah parang yang diduga digunakan dalam penyerangan sebagai barang bukti penting.
Selain itu, penyidik tengah menelusuri rekaman CCTV di sekitar PS Mall Palembang serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengidentifikasi para pelaku dan mengungkap motif pasti di balik konflik antar kelompok tersebut. Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung dan polisi belum mengungkap detail lebih jauh terkait identitas pelaku.
Peristiwa ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena terjadi di ruang publik yang selama ini dianggap aman. Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera menuntaskan kasus ini agar konflik serupa tidak kembali berujung pada kekerasan terbuka.
Baca Juga: Inflasi Sumsel Naik Jelang 2026, Ini 8 Fakta yang Perlu Diwaspadai Warga
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing spekulasi, serta mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada pihak berwenang. Kasus penyerangan di PS Mall Palembang ini menjadi pengingat bahwa konflik antar kelompok yang dibiarkan berlarut dapat berubah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan publik.
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap! 5 Fakta Penyerangan Depan PS Mall Palembang yang Libatkan Antar Kelompok
-
Tak Perlu ke Rumah Sakit! Ini Daftar Puskesmas di Palembang yang Bisa Rawat Inap 2026
-
Kronologi Penyerangan Pria oleh Kelompok OTK Bersenjata Tajam di Depan PS Mall Palembang
-
Ramai Efisiensi Anggaran, Kenapa SILPA Pemkot Palembang Masih Rp79 Miliar?
-
Kronologi Komplotan Ngaku Petugas PLN Masuk Rumah Warga Palembang, Emas Rp220 Juta Raib
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah BNPB Buka Lowongan 2026? Waspada Link Penipuan
-
7 Fakta Mengejutkan Kepala Cabang Koperasi di Sumsel Diduga Gelapkan Rp 1,3 Miliar
-
Waspada! Era Sidak Digital Dimulai, Pegawai 107 Kelurahan Palembang Dipantau CCTV
-
7 Cara Kombinasikan Cushion dan Bedak agar Makeup Lebih Rapi Seharian
-
Pertamina Adera Field Temukan Sumur Minyak Baru, Peran Sumsel Kembali Jadi Sorotan