Tasmalinda
Selasa, 06 Januari 2026 | 17:33 WIB
Ilustrasi senjata tajam. [unsplash]
Baca 10 detik
  • Sebuah penyerangan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal bersenjata tajam menimpa seorang pria di depan PS Mall Palembang.
  • Peristiwa dramatis ini terjadi di Jalan Angkatan 45, Palembang, terekam video amatir yang tersebar luas.
  • Polsek Ilir Barat I telah melakukan penyelidikan awal untuk mengidentifikasi pelaku, korban, dan motif penyerangan.

SuaraSumsel.id - Sebuah aksi penyerangan brutal terjadi di kawasan padat aktivitas, tepatnya di depan PS Mall Palembang, dan menyisakan ketegangan di tengah masyarakat. Seorang pria diserang sekelompok orang tak dikenal (OTK) bersenjata tajam, di ruang publik yang biasanya ramai oleh pengunjung pusat perbelanjaan dan pengguna jalan.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Angkatan 45, salah satu ruas jalan utama di Kota Palembang. Berdasarkan informasi yang beredar, korban awalnya terlihat berlari di tepi jalan sebelum akhirnya dikejar oleh sejumlah pria yang mengenakan penutup wajah. Situasi mendadak berubah mencekam saat korban berusaha menyeberang jalan untuk menghindari kejaran para pelaku.

Namun nahas, korban terjatuh di tengah jalan. Dalam kondisi tersebut, kelompok OTK langsung mendekat dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam. Aksi tersebut berlangsung cepat, namun cukup untuk membuat warga sekitar panik dan pengendara memperlambat laju kendaraan.

Momen penyerangan ini terekam dalam sebuah video amatir yang kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas beberapa pelaku mengayunkan senjata ke arah korban sebelum akhirnya meninggalkan lokasi secara berkelompok. Video inilah yang membuat kejadian tersebut menjadi perhatian publik dan memicu kekhawatiran soal keamanan di ruang publik.

Tak lama setelah kejadian, aparat kepolisian dari Polsek Ilir Barat I tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan awal. Sejumlah personel terlihat mengamankan area sekitar kejadian, meminta keterangan saksi, serta menelusuri rekaman CCTV yang berada di sekitar pusat perbelanjaan.

Pihak kepolisian menyatakan masih mendalami kasus tersebut, termasuk mengidentifikasi korban, jumlah pelaku, serta motif di balik penyerangan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait kondisi korban pascakejadian maupun kemungkinan hubungan korban dengan para pelaku.

Insiden ini menambah daftar kekhawatiran warga terhadap aksi kekerasan jalanan yang terjadi di area publik. Lokasi kejadian yang berada di depan pusat perbelanjaan ternama membuat masyarakat mempertanyakan aspek keamanan, khususnya pada jam-jam ramai aktivitas.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak berspekulasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada aparat penegak hukum. Penyelidikan masih terus berjalan guna mengungkap pelaku dan memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.

Baca Juga: Inflasi Sumsel Naik Jelang 2026, Ini 8 Fakta yang Perlu Diwaspadai Warga

Load More