Pegawai PT Bukit Asam mendapatkan penghargaan dari Presiden Prabowo Subianto
Baca 10 detik
- Tiga insan PTBA menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada 6 Mei 2026.
- Penghargaan diberikan kepada Riksa Suryabudhy, Kiagus Abdul Hadi, dan Kgs Muhammad Irwinsyah atas kontribusi nyata di sektor ESDM.
- Para penerima berhasil mengembangkan inovasi efisiensi operasional, optimalisasi sistem distribusi batu bara, serta sistem keselamatan kerja perusahaan.
Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi insan PTBA dalam mendukung kemajuan sektor energi nasional.
“Ke depan, PTBA akan terus mendorong terciptanya budaya kerja yang unggul, kolaboratif, dan berorientasi pada kontribusi berkelanjutan bagi pembangunan nasional,” tutup Eko.
Berita Terkait
-
Hilirisasi Batu Bara Menjadi DME, Langkah Strategis Memperkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Apa Itu DME? Energi Pengganti LPG dari Batu Bara yang Kini Dikembangkan di Sumsel
-
Hilirisasi Batu Bara dari Sumsel Dimulai, Bisakah Ini Akhiri Ketergantungan LPG Impor?
-
PTBA dan BKMT Muara Enim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Kelas Kreasi Vol 7
-
PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap