ilustrasi anak di Lahat menghabisi nyawa ibu kandung.
Baca 10 detik
- Seorang anak berinisial AF di Kabupaten Lahat membunuh dan memutilasi ibu kandungnya sendiri setelah permintaan uang ditolak.
- Pelaku nekat melakukan tindakan keji tersebut karena dorongan emosi akibat kecanduan bermain judi online yang sulit dikendalikan.
- Polisi berhasil menangkap pelaku kurang dari 24 jam setelah warga menemukan gundukan tanah mencurigakan di area kebun.
Tragedi ini meninggalkan pertanyaan besar: bagaimana sebuah hubungan paling dekat bisa runtuh sedemikian rupa?
Di baliknya, ada banyak hal yang patut direnungkan. Tentang pentingnya komunikasi dalam keluarga, tentang pengawasan terhadap perilaku anggota keluarga, dan tentang bahaya laten dari kecanduan digital yang sering kali diremehkan.
Kasus ini bukan hanya soal hukum. Ini adalah cermin keras tentang bagaimana emosi yang tak terkendali, ditambah tekanan dari kebiasaan destruktif, dapat menghancurkan segalanya—bahkan ikatan antara anak dan ibu.
Dan ketika semuanya sudah terjadi, yang tersisa hanyalah penyesalan yang datang terlalu terlambat.
Berita Terkait
-
Tangis Haru di Undian Bank Sumsel Babel, Pensiunan Ini Bawa Pulang Hadiah Utama
-
Empat Wilayah di Sumsel KLB Campak, Palembang dan Prabumulih Jadi Sorotan Utama
-
Rp850 Juta Dihapus, Anggaran Rumah Dinas DPRD Sumsel Rp8,6 Miliar Masih Dipertanyakan
-
Wastra Sumsel Naik Kelas, Bank Sumsel Babel Kucurkan KUR Rp8,45 Triliun untuk UMKM
-
Inflasi Sumsel Menurun, Tekanan Harga Masih Mengalir di Sektor Konsumsi
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti
-
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia
-
Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi
-
Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan
-
4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak