- Bank Sumsel Babel Cabang Tanjungpandan menggelar undian Tabungan Pesirah pada Selasa, 7 April 2026 yang dihadiri pejabat daerah setempat.
- Bahuni, seorang pensiunan asal Kecamatan Membalong, terpilih sebagai pemenang hadiah utama dalam program undian Tabungan Pesirah tersebut.
- Program ini bertujuan mengapresiasi kepercayaan nasabah serta mendorong masyarakat untuk terus membangun kebiasaan menabung secara berkelanjutan di bank.
SuaraSumsel.id - Suasana hangat penuh kebahagiaan menyelimuti Banking Hall Bank Sumsel Babel Cabang Tanjungpandan saat pelaksanaan Undian Tabungan Pesirah pada Selasa, 7 April 2026. Bagi sebagian orang, ini mungkin sekadar undian. Namun bagi para nasabah, momen ini adalah harapan yang akhirnya menjadi kenyataan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Marzuki, Kepala Badan Pendapatan Daerah K.A Zami, Ketua DPRD Kabupaten Belitung Vina Cristyn, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Belitung Febriansyah, serta Kepala UPT Samsat Belitung Erwin. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya peran perbankan daerah dalam mendorong budaya menabung di masyarakat.
Puncak suasana terjadi ketika nama Bahuni, seorang pensiunan asal Kecamatan Membalong, diumumkan sebagai pemenang hadiah utama. Raut wajahnya yang penuh haru dan bahagia menjadi momen yang menyentuh, sekaligus menggambarkan makna di balik program Tabungan Pesirah.
Bagi Bahuni, menabung selama ini bukan hanya soal menyimpan uang, tetapi juga tentang harapan yang perlahan terwujud. Apa yang ia terima hari itu menjadi bukti bahwa konsistensi dan kepercayaan kepada bank dapat memberikan hasil yang tak terduga.
Pelaksana Tugas Sementara (PPS) Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Marzuki, menyampaikan bahwa program ini memang dirancang tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga untuk menghadirkan nilai emosional bagi nasabah.
“Undian Tabungan Pesirah bukan sekadar hadiah, tetapi bentuk penghargaan atas kepercayaan nasabah. Kami ingin memastikan setiap nasabah merasakan manfaat lebih, termasuk kebahagiaan dari pengalaman menabung itu sendiri,” ujar Marzuki.
Ia menambahkan, melalui program ini Bank Sumsel Babel juga terus mendorong masyarakat untuk membangun kebiasaan menabung secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat hubungan antara bank dan nasabah.
Lebih dari itu, momen seperti ini menjadi pengingat bahwa perbankan tidak hanya berperan dalam transaksi keuangan, tetapi juga dalam menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi masyarakat.
Di tengah perubahan zaman, Bank Sumsel Babel terus berupaya menghadirkan layanan yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah yang nyata.
Baca Juga: Wastra Sumsel Naik Kelas, Bank Sumsel Babel Kucurkan KUR Rp8,45 Triliun untuk UMKM
Karena pada akhirnya, di balik setiap angka dalam rekening, selalu ada cerita—tentang harapan, kepercayaan, dan kebahagiaan yang sampai pada waktunya.
Berita Terkait
-
Wastra Sumsel Naik Kelas, Bank Sumsel Babel Kucurkan KUR Rp8,45 Triliun untuk UMKM
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Awal Bulan, Momentum Tepat Upgrade Lemari dengan Promo Spesial Bank Sumsel Babel
-
Kejutan Undian Pesirah Bank Sumsel Babel, Nasabah Muara Rupit Sukses Boyong Toyota Rush
-
Bank Sumsel Babel Percepat Akses Pembiayaan Lewat Kolaborasi Rp300 Miliar dengan SMF
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban