- Tersangka kasus 58 kg sabu kabur dari ruang pemeriksaan di Polda Jambi.
- Ia melarikan diri dalam kondisi tangan masih terborgol.
- Polisi menyatakan kejadian ini terjadi karena kelalaian petugas dan kini tersangka menjadi buronan.
SuaraSumsel.id - Pelarian tersangka kasus narkoba dengan barang bukti fantastis, 58 kilogram sabu, dari Polda Jambi menjadi sorotan publik. Bukan hanya karena nilai kasusnya yang besar, tetapi juga karena cara kaburnya yang tak masuk akal—dalam kondisi tangan masih terborgol.
Peristiwa ini bermula saat tersangka bernama Alung alias MA menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi. Saat itu, proses pemeriksaan berlangsung seperti biasa. Namun di tengah situasi yang diduga lengah, tersangka melihat celah dan memanfaatkannya untuk melarikan diri.
Dalam kondisi tangan masih terikat borgol, Alung diduga bergerak cepat meninggalkan ruang pemeriksaan. Kejadian itu berlangsung singkat hingga petugas tidak langsung menyadari bahwa tersangka telah kabur dari pengawasan.
Beberapa saat kemudian, barulah petugas menyadari tersangka tidak lagi berada di tempat. Upaya pencarian langsung dilakukan di area Mapolda Jambi, namun tersangka sudah lebih dulu menghilang.
Pihak kepolisian pun mengakui adanya kelalaian dalam peristiwa tersebut. Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji menegaskan bahwa kejadian ini murni akibat kelalaian petugas yang berjaga.
“Ini murni kelalaian petugas, dan yang bersangkutan berdasarkan sidang kode etik dikenakan sanksi demosi 2 tahun,” kata Erlan saat diwawancarai awak media, Sabtu (4/4/2026).
Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa insiden tersebut telah melalui proses pemeriksaan internal. Namun demikian, penjelasan tersebut belum sepenuhnya meredakan pertanyaan publik.
Bagaimana mungkin seorang tersangka kasus besar dengan barang bukti puluhan kilogram sabu bisa melarikan diri, bahkan dalam kondisi tangan terborgol? Pertanyaan ini terus bergulir, terlebih mengingat skala kasus yang tidak kecil.
Kasus ini juga membuka kemungkinan adanya jaringan narkoba yang lebih luas. Dengan barang bukti mencapai 58 kilogram, banyak pihak menduga tersangka memiliki peran penting dalam jaringan tersebut. Pelariannya pun memicu spekulasi, apakah ini semata kelalaian atau ada faktor lain yang belum terungkap.
Baca Juga: Daftar SPKLU Sumbagsel 2026: 64 Lokasi Charger di Sumsel, Jambi & Bengkulu Didukung Listrik Andal
Kini, Alung resmi masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Aparat kepolisian masih terus melakukan pengejaran, sementara publik menunggu perkembangan terbaru dari kasus yang telah menyita perhatian ini.
Pelarian ini bukan sekadar insiden biasa, tetapi menjadi ujian serius bagi sistem pengamanan aparat. Di tengah upaya pemberantasan narkoba, satu celah kecil bisa berdampak besar.
Berita Terkait
-
Daftar SPKLU Sumbagsel 2026: 64 Lokasi Charger di Sumsel, Jambi & Bengkulu Didukung Listrik Andal
-
Jalintim Jambi-Palembang Lumpuh! Truk Sudah Ditahan, Macet di Muba Tak Kunjung Usai
-
Terungkap Nilai Dana Nasabah Bank Jambi yang Diretas, Tembus Rp143 Miliar
-
Viral Nasabah Bank 9 Jambi Ngaku Rp24,6 Juta Hilang Usai Mobile Banking Tak Bisa Diakses
-
Jadwal Buka Puasa Jambi 23 Februari 2026 Hari Ini: Catat Waktu Magrib & Salat Isya
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Dikira Diamuk Massa karena Curi Kopi, Pria di OKU Selatan Ternyata Tewas Dikeroyok
-
Obligasi Daerah Disebut Bisa Selamatkan APBD, Tapi Apakah Aman untuk Sumsel?
-
Cadangan Minyak Baru Ditemukan di Musi Banyuasin, Produksi Pertamina Capai 1.857 Barel per Hari
-
Warga Sumsel Mulai Takut Keluar Malam, Aksi Begal dan Kejahatan Jalanan Kembali Meresahkan
-
5 Fakta Ngeri Maling Bersenpi di Warung Bakso Palembang, Korban Sampai Kabur Naik Lantai Dua