- PT Pertamina EP Zona 4 menemukan cadangan minyak baru melalui pengembangan Sumur MJ-169 di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
- Uji alir pada 19 Mei 2026 mencatat potensi produksi sebesar 1.857 barel minyak per hari dari area tersebut.
- Temuan ini mendukung target produksi Pertamina EP Ramba Field tahun 2026 serta peluang pengembangan lanjutan pada kompartemen baru.
SuaraSumsel.id - PT Pertamina EP Zona 4 kembali mencatat capaian penting di sektor migas nasional setelah berhasil menemukan potensi cadangan minyak baru di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.
Temuan tersebut berasal dari pengembangan Sumur MJ-169 yang berada di wilayah Kecamatan Babat Toman. Sumur ini menjadi titik penting dibukanya new pool compartment Blok Utara-Timur Laut Mangunjaya, area akumulasi hidrokarbon baru yang sebelumnya belum tergarap di wilayah kerja Pertamina EP Zona 4 Ramba Field.
Keberhasilan ini dinilai menjadi angin segar bagi upaya peningkatan produksi migas nasional di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat.
Pada uji alir awal (initial flow test) yang dilakukan pada 19 Mei 2026, Sumur MJ-169 menunjukkan potensi produksi mencapai 1.857 barel minyak per hari. Produksi tersebut diperkirakan langsung berkontribusi terhadap target produksi Pertamina EP Ramba Field tahun 2026 sebesar 4.453 barel minyak per hari.
General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan keberhasilan pengembangan Sumur MJ-169 membuka peluang pengembangan baru di kompartemen Utara-Timur Laut Mangunjaya.
“Ke depan, perusahaan akan terus melakukan pengembangan secara terukur dan berkelanjutan untuk memaksimalkan volume produksi,” ujarnya.
Pengembangan sumur ini menggunakan data 3D Seismik MANJA yang diakuisisi pada 2024 dengan target reservoir batupasir PLB-G menggunakan konsep stratigraphy play.
Dalam industri migas, new pool compartment merupakan area cadangan hidrokarbon baru yang secara geologis terpisah dari blok produksi sebelumnya akibat adanya perangkap alami seperti patahan penyekat (fault sealing). Meski berada di lapangan lama yang sudah berproduksi, area ini memiliki potensi cadangan tersendiri yang dapat dikembangkan.
Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Bambang Dwi Djanuarto, mengapresiasi capaian tim PEP Zona 4 yang dinilai berhasil membuka potensi pengembangan migas baru di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Baca Juga: Warga Sumsel Mulai Takut Keluar Malam, Aksi Begal dan Kejahatan Jalanan Kembali Meresahkan
“Blok Utara-Timur Laut Mangunjaya ini merupakan new pool compartment yang dipisahkan dengan fault sealing dari area kompartemen existing,” katanya.
Ia menjelaskan, lapisan reservoir PLB-G pada Sumur MJ-169 masih berada dalam kondisi pressure virgin atau tekanan alami yang belum terganggu produksi sebelumnya. Kondisi tersebut membuka peluang pengembangan lanjutan yang cukup potensial.
Keberhasilan pengembangan Sumur MJ-169 juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasi. Sebelum pemboran dilakukan, tim Relations PEP Zona 4 telah menggelar sosialisasi kepada masyarakat di Mangunjaya pada 16 April 2026.
Sosialisasi tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga perangkat desa setempat sebagai bagian dari upaya menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar wilayah operasi migas.
Ke depan, PT Pertamina EP Zona 4 berencana melanjutkan pengembangan di kompartemen Utara-Timur Laut Mangunjaya guna mengoptimalkan potensi migas sekaligus mendukung target produksi energi nasional.
Tag
Berita Terkait
-
Pertamina EP Temukan Potensi Migas Baru di Muara Enim, Produksinya Tembus Ribuan Barel
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Fantastis, 22 Ribu Sumur Minyak Rakyat di Muba Disebut Bisa Putar Ekonomi hingga Miliaran Rupiah
-
Dulu Diburu karena Illegal Drilling, Kini 22 Ribu Sumur Minyak Rakyat di Muba Punya Payung Hukum
-
68 Paket Sabu Ditemukan dalam Kotak Rokok dan Wadah Gatsby di Pohon Sawit
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Cadangan Minyak Baru Ditemukan di Musi Banyuasin, Produksi Pertamina Capai 1.857 Barel per Hari
-
Warga Sumsel Mulai Takut Keluar Malam, Aksi Begal dan Kejahatan Jalanan Kembali Meresahkan
-
5 Fakta Ngeri Maling Bersenpi di Warung Bakso Palembang, Korban Sampai Kabur Naik Lantai Dua
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Blackout Sumatra Nyaris Makan Korban, Mahasiswi UMP Terjebak di Lift Kampus