- Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengunjungi basecamp ojek online di Palembang untuk mendengar keluhan langsung para driver.
- Para driver ojol Palembang menyampaikan risiko kerja harian, termasuk potensi kejahatan dan konflik di jalan raya.
- Kapolri memastikan aspirasi driver akan dibawa ke tingkat pusat sebagai bahan evaluasi mencari solusi keamanan kerja.
SuaraSumsel.id - Suasana malam di sebuah basecamp ojek online (ojol) di Palembang mendadak berbeda dari biasanya. Di saat para driver sedang berkumpul sambil menunggu orderan, tiba-tiba orang nomor satu di Kepolisian Republik Indonesia datang menghampiri mereka.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo terlihat nongkrong santai bersama para driver ojol di Sekretariat Asosiasi Driver Online (ADO) Palembang. Tanpa jarak dan protokoler yang kaku, pertemuan itu langsung berubah menjadi sesi curhat para pengemudi yang sehari-hari bekerja di jalan.
Para driver memanfaatkan kesempatan langka tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan yang selama ini mereka rasakan. Salah satu yang paling sering disuarakan adalah soal risiko kerja di jalan yang mereka hadapi setiap hari.
Sebagian driver mengaku kerap menghadapi situasi berbahaya, mulai dari penumpang bermasalah, potensi kejahatan saat mengambil order malam hari, hingga konflik di jalan raya. Kondisi itu membuat para pengemudi berharap ada perhatian lebih terhadap keamanan mereka saat bekerja.
Dalam suasana santai tersebut, Kapolri mendengarkan langsung cerita para driver. Ia mengatakan pertemuan itu memang sengaja dilakukan untuk mengetahui kondisi para pengemudi ojol secara langsung di lapangan.
Menurutnya, berbagai keluhan yang disampaikan para driver tidak akan berhenti di meja diskusi malam itu saja. Aspirasi tersebut akan dibawa ke tingkat pusat agar bisa menjadi bahan evaluasi dalam mencari solusi yang lebih luas.
“Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan para driver ojek online, termasuk terkait keamanan saat bekerja di jalan,” ujar Kapolri melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru serta Kapolda Sumsel Sandi Nugroho yang ikut menyaksikan dialog antara pengemudi ojol dan pimpinan Polri.
Herman Deru menilai profesi ojek online saat ini telah menjadi salah satu sumber penghidupan bagi banyak masyarakat. Karena itu, menurutnya keberadaan para driver perlu mendapat perhatian agar mereka bisa bekerja dengan aman dan nyaman.
Baca Juga: ART Asal Sumsel Disidangkan karena Dituduh Cubit Anak Anggota DPRD Bengkulu
Bagi para driver yang hadir malam itu, pertemuan dengan Kapolri menjadi momen langka. Tidak setiap hari mereka bisa menyampaikan langsung pengalaman dan keluhan kepada pimpinan tertinggi kepolisian.
“Biasanya kami hanya bisa mengeluh di antara sesama driver. Tapi malam ini bisa langsung menyampaikan kepada Kapolri,” ujar salah satu pengemudi.
Pertemuan sederhana yang berlangsung di tengah malam itu pun menjadi harapan baru bagi para driver ojol di Palembang. Mereka berharap suara yang disampaikan malam itu benar-benar sampai ke pusat dan membawa perubahan bagi nasib para pengemudi yang setiap hari mencari nafkah di jalan.
Berita Terkait
-
Kolaborasi Bank Sumsel Babel dan Pemprov Sumsel: Bagi-Bagi Beras untuk Driver Online
-
Demo Ribuan Ojol di Palembang 20 Mei! Ini Titik Rawan Macet yang Harus Dihindari
-
20 Mei Besok, Ojol di Palembang Mogok Sehari! Aksi Tuntut Sistem yang Adil
-
Driver Ojol Palembang Tolak Merger Gojek-Grab, Ini Alasannya
-
Tiba di Jambi, Kapolri Berbincang Dengan Kapolda Irjen Rusdi Hartono yang Berhasil Dievakuasi
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Hampir 4 Bulan Tak Hujan, Palembang Akhirnya Diguyur Hujan di Tengah Kepungan Asap Karhutla
-
Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala
-
Karhutla Sumsel Berdampak ke Panggung Hiburan, Bernadya hingga The Adams Batal Tampil di Palembang
-
Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka
-
Kilang Plaju dan Ditpamobvit Polda Sumsel Evaluasi Kerja Sama Pengamanan Objek Vital Nasional