- Seorang wanita asal Palembang ditemukan meninggal dunia di bekas kebun nanas Kabupaten Muara Enim.
- Penemuan jasad korban diketahui warga berawal dari kecurigaan mencium bau menyengat di semak-semak.
- Polisi menduga adanya unsur kekerasan pada tubuh korban dan tengah menyelidiki lebih lanjut penyebab kematian.
SuaraSumsel.id - Hilang tanpa kabar selama beberapa hari, seorang wanita asal Palembang akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Kisah yang bermula dari pencarian penuh cemas itu berakhir tragis di sebuah bekas kebun nanas di wilayah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Penemuan jasad korban bermula ketika warga mencium bau menyengat dari area semak-semak kebun nanas yang sudah lama tak digarap. Setelah didekati, warga menemukan sesosok tubuh perempuan tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa dan langsung melaporkannya ke pihak berwajib.
“Benar, warga menemukan mayat seorang perempuan di bekas kebun nanas. Kondisinya sudah meninggal dunia dan langsung kami evakuasi,” ujar petugas kepolisian setempat saat dikonfirmasi.
Identitas korban kemudian diketahui sebagai wanita asal Palembang yang sebelumnya dilaporkan menghilang oleh pihak keluarga. Selama beberapa hari terakhir, keluarga disebut sempat mencari keberadaan korban karena tidak pulang dan sulit dihubungi.
Bagi keluarga, kabar penemuan ini menjadi pukulan berat. Harapan agar korban ditemukan dalam keadaan selamat sirna ketika kepastian identitas disampaikan oleh aparat kepolisian.
Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan sejumlah kejanggalan pada tubuh korban. Temuan awal mengindikasikan adanya unsur kekerasan, sehingga kasus ini langsung ditangani sebagai dugaan tindak pidana.
“Dari pemeriksaan awal, terdapat tanda-tanda yang mengarah pada kekerasan. Namun untuk memastikan penyebab kematian, kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis,” kata petugas kepolisian.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian. Sementara itu, polisi juga mulai mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri aktivitas korban sebelum dinyatakan hilang.
“Kami sedang mendalami kronologi kejadian, termasuk siapa saja yang terakhir berinteraksi dengan korban sebelum ia menghilang,” ujar pihak kepolisian.
Baca Juga: Mengulik Alasan PLN Masih Mengangkut Batu Bara Lewat Jalan Darat di Sumsel
Kasus ini menyita perhatian publik dan memunculkan gelombang empati dari masyarakat. Banyak warga mengungkapkan duka mendalam atas peristiwa tersebut, terutama karena korban diketahui hanya seorang pekerja biasa yang berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya.
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa sebuah kehilangan yang awalnya tampak biasa bisa menyimpan akhir yang memilukan. Bagi keluarga korban, kebun nanas itu kini bukan sekadar lokasi penemuan, melainkan saksi bisu atas kehilangan yang tak tergantikan.
Polisi memastikan penyelidikan akan terus dilakukan hingga seluruh fakta terungkap dan pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.
Tag
Berita Terkait
-
Bahayanya Harga Emas Terus Naik di Palembang, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Warga
-
Harga Emas Hari Ini di Palembang Naik Rp1 Juta, Tembus Rp17,9 Juta per Suku
-
Gangguan Listrik Bikin Air PDAM Palembang Mati Sementara, Ini Wilayah yang Terdampak
-
Harga Emas Nyaris Rp17 Juta per Suku, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Palembang
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Detik-detik Wagub Babel Ditahan, Pakai Rompi Tahanan Merah lalu Bungkam
-
Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang
-
Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya
-
Setelah Lampung Viral, Warga Banyuasin Juga Patungan Hampir Rp1 Miliar Demi Jalan Rusak
-
BRIvolution Reignite Kian Akseleratif, Perkuat Peran Danantara dalam Mendorong Ekonomi Nasional