- Tarif penerbangan perintis Susi Air di Sumatera Selatan, termasuk rute Pagar Alam–Palembang, resmi disesuaikan mulai tahun 2026.
- Penyesuaian tarif ini bertujuan menjaga keberlanjutan layanan vital yang menghubungkan wilayah Sumsel dengan subsidi pemerintah tetap berjalan.
- Rute strategis seperti Pagar Alam–Palembang dan Pagar Alam–Bengkulu memangkas waktu tempuh darat yang signifikan bagi masyarakat.
SuaraSumsel.id - Kabar penting bagi warga Sumatera Selatan, khususnya masyarakat Pagar Alam dan Palembang. Mulai 2026, tarif penerbangan perintis yang dioperasikan Susi Air resmi disesuaikan. Salah satu rute andalan, Pagar Alam–Palembang, kini dibanderol mulai Rp 365.210 per penumpang.
Penyesuaian tarif ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan layanan penerbangan perintis, yang selama ini menjadi tulang punggung mobilitas warga di wilayah dengan akses darat terbatas. Meski ada penyesuaian harga, pemerintah memastikan skema subsidi tetap berjalan agar layanan udara tetap terjangkau.
Rute Pagar Alam – Palembang memiliki peran strategis, terutama untuk perjalanan urusan kesehatan, pendidikan, pemerintahan, hingga distribusi logistik. Dengan penerbangan perintis, waktu tempuh yang sebelumnya memakan waktu berjam-jam lewat jalur darat bisa dipangkas secara signifikan.
Selain rute ke Palembang, Susi Air juga menetapkan tarif Pagar Alam–Bengkulu sebesar Rp 290.840, yang menghubungkan wilayah pegunungan Sumsel dengan Provinsi Bengkulu. Rute-rute ini dinilai vital untuk menjaga keterhubungan antarwilayah barat Sumatra.
Penyesuaian tarif dilakukan untuk menutup biaya operasional penerbangan perintis, mulai dari perawatan pesawat, operasional bandara kecil, hingga faktor keselamatan. Penerbangan perintis umumnya melayani rute dengan jumlah penumpang terbatas dan infrastruktur bandara yang sederhana, sehingga dukungan subsidi pemerintah menjadi kunci.
Meski demikian, tarif baru 2026 tetap berada pada kisaran yang relatif terjangkau jika dibandingkan manfaat waktu dan akses yang diperoleh masyarakat.
Pemerintah bersama operator memastikan bahwa penyesuaian tarif tidak mengurangi frekuensi maupun komitmen layanan. Jadwal penerbangan perintis akan tetap disesuaikan dengan kondisi cuaca dan operasional bandara, agar konektivitas udara di Sumsel tetap terjaga sepanjang 2026.
Dengan tarif baru ini, penerbangan perintis diharapkan tetap menjadi solusi transportasi yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat daerah. Akses udara yang terjaga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, mempercepat layanan publik, serta mengurangi kesenjangan antarwilayah di Sumatera Selatan.
Baca Juga: Nyamar Jadi Pramugari Batik Air di Bandara SMB II, Sepele atau Bisa Berujung Penjara?
Tag
Berita Terkait
-
Nyamar Jadi Pramugari Batik Air di Bandara SMB II, Sepele atau Bisa Berujung Penjara?
-
Kok Bisa Penumpang Nyamar Jadi Pramugari Batik Air? Ini Jawaban Bandara SMB II Palembang
-
Terbongkar! Detail Kecil Ini Bikin Perempuan yang Nyamar Jadi Pramugari Batik Air Ketahuan
-
Viral Pemalakan Mobil Bantuan ke Aceh, Dishub Palembang: Itu Petugas Kementerian
-
Mobil Relawan Pembawa Bantuan Aceh Dipalak Oknum Dishub di Palembang, Bikin Publik Marah
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
Gegara Limbah, 3 Pabrik Tahu di Palembang Disegel, Belasan Usaha Lain Jadi Sorotan
-
Viral Siswi SMP di Palembang Dijambak dan Ditendang Gegara Berebut Siswa Laki-laki, Aksinya Direkam
-
BRI Buka Akses Investasi ORI030 dengan Imbal Hasil Kompetitif hingga 7,00%