- Pemkot Palembang memulai era sidak digital untuk memantau 107 kelurahan melalui integrasi CCTV ke sistem pusat.
- Wali Kota Ratu Dewa meninjau kesiapan infrastruktur digital pada Rabu (7/1/2026) di Dinas Kominfo.
- Tujuan utama digitalisasi ini adalah menegakkan disiplin ASN/non-ASN serta meningkatkan kualitas layanan publik secara menyeluruh.
SuaraSumsel.id - Pemerintah Kota Palembang resmi memasuki era sidak digital. Seluruh aktivitas pelayanan di 107 kelurahan bakal dipantau lewat kamera CCTV yang terintegrasi ke sistem pusat.
Kebijakan ini ditegaskan Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat meninjau kesiapan infrastruktur digital di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Palembang, Rabu (7/1/2026).
Langkah ini diambil menyusul keterbatasan waktu kepala daerah untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke seluruh kelurahan. Teknologi dipilih sebagai solusi agar pengawasan tetap berjalan real-time dan menyeluruh.
Ratu Dewa mengakui telah melakukan sidak ke sejumlah kantor kelurahan. Namun, dengan cakupan wilayah yang luas, pengawasan manual dinilai tidak efektif.
“Tidak mungkin saya sidak ke seluruh 107 kelurahan. Karena itu, digitalisasi harus dimainkan. Kominfo menjadi garda terdepan agar pengawasan bisa dilakukan secara online,” ujar Ratu Dewa.
Wali Kota menyoroti fakta bahwa sebagian kecamatan dan kelurahan sudah memiliki CCTV, tetapi belum terhubung terpusat. Ia meminta seluruh perangkat pemantau tersebut diintegrasikan ke server Kominfo dan dipantau melalui Command Center.
“Ke depan, seluruh CCTV di kecamatan dan kelurahan harus terhubung ke server pusat Kominfo,” tegasnya.
Dengan sistem ini, Ratu Dewa menyebut dirinya bisa memantau kinerja jajaran langsung dari ponsel, tanpa harus turun ke lapangan.
Pengawasan digital ini bukan sekadar mengikuti tren. Ratu Dewa menegaskan tujuannya untuk menegakkan disiplin ASN dan non-ASN serta meningkatkan kualitas layanan publik.
Baca Juga: Peringatan Perang 5 Hari 5 Malam: Menghormati Sejarah yang Terlalu Lama Sunyi?
Ia menyinggung laporan warga terkait pegawai yang pulang sebelum waktunya atau melayani sambil mengurus kepentingan pribadi.
“Pelayanan harus bisa dipantau online. Tidak ada lagi yang jam sekian sudah pulang, atau melayani sambil makan di meja. Itu tidak boleh terjadi,” katanya.
Sekretaris Dinas Kominfo Kota Palembang Rita Oktarika menyambut baik arahan Wali Kota. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi pemacu peningkatan kinerja, terutama pada layanan digital.
“Masukan Pak Wali sangat baik. Ini memotivasi kami untuk meningkatkan kinerja pelayanan digital,” ujarnya.
Rita mengungkapkan Kominfo tengah menyiapkan pembangunan Command Center Mini guna memperkuat pemantauan wilayah. Meski fasilitas saat ini dinilai memadai, penambahan perangkat dianggap mendesak agar pengawasan berjalan optimal.
Sebagai pusat data pemerintah kota, Kominfo juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mengintegrasikan aplikasi ke sistem terpadu. Selain itu, pengembangan Rumah Aspirasi akan terus diperkuat sebagai kanal komunikasi warga–pemerintah.
Tag
Berita Terkait
-
Peringatan Perang 5 Hari 5 Malam: Menghormati Sejarah yang Terlalu Lama Sunyi?
-
Di Balik Penyerangan Sadis di PS Mall Palembang, Ada Konflik yang Sudah Lama Membara
-
Terungkap! 5 Fakta Penyerangan Depan PS Mall Palembang yang Libatkan Antar Kelompok
-
Tak Perlu ke Rumah Sakit! Ini Daftar Puskesmas di Palembang yang Bisa Rawat Inap 2026
-
Kronologi Penyerangan Pria oleh Kelompok OTK Bersenjata Tajam di Depan PS Mall Palembang
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
21 Ton Solar Ilegal Nyaris Masuk Tiga Tug Boat di Sungai Musi, Siapa di Baliknya?
-
BRI KKB Expo 2026: Kesempatan Beli Mobil Baru dengan Promo Spesial
-
Terima Uang Palsu Bisa Bikin Rugi, BI Sumsel Tegaskan Tak Bisa Diganti Meski Korban
-
BRI Region 4 Palembang Salurkan Bantuan ke Enam Gereja, Perkuat Kepedulian dan Toleransi
-
PTBA Cetak Mekanik Muda Siap Industri, Lulusan Basic Mechanic Course Ring 1 Tanjung Enim Dikukuhkan